Bagi penikmat perjalanan panjang tentunya dokumentasi dalam bentuk apapun akan sangat diperlukan. Kali ini KHCC menyulap rekaman video menjadi film ber-format DVD ber durasi lebih dari 60 menit. Cover sederhana bersanding dengan hasil apik rekaman sepanjang 3 hari perjalanan. Celotehan khas para peserta turing dari yang mulai melakukan ledekan ke mereka yang absen turing sampai berkali-kali menunjukkan jempol mereka pertanda turing ini super mengasyikan.
Rekaman awal memperlihatkan persiapan peserta turing di titik kumpul POM Bensin Tj. Barat. Tak kurang dari 20 peserta termasuk mekanik siap melakukan perjalanan lebih dari 6 jam ini. Brief dan doa serta pesan-pesan dari Pengurus KHCC terucap bergantian. Film terus berputar memperlihatkan situasi grup turing dari Jakarta menuju tempat berhenti pertama di pom bensin Cibadak. Tak terlihat wajah lelah dari peserta, antusiasme tetap menjadi bagian penting semangat perjalanan. Lalu putaran film dilanjutkan dengan isi perjalanan, kehadiran di Ujung Genteng hingga ragam aktifitas di penginapan mulai dari hari pertama hingga hari terakhir.
Konsep terbilang bagus disertai lagu-lagu menarik yang sesuai dengan gerak para peserta. Kelemahan mungkin datang dari pencitraan situasi perjalanan yang terbilang banyak yang terlewatkan. Formasi konvoy 'missed' di beberapa momen menarik di jalur Surade - Ujung Genteng. Jelang penginapan pun perjalanan pinggir pantai kembali terlewatkan. Mungkin kelemahan ada di pihak yang melakukan 'shoot' karena pengambilan gambar terlihat bergantian. Setidaknya itu yang terlihat dari para peserta terhadap keberadaan kameramen yang berganti-ganti. Perjalanan hari ke dua juga banyak momen yang 'missed' mulai dari keberadaan teman-teman backpacker, situas gua Gn. Sungging hingga lokasi eksotis Curug Cikaso, padahal jika diniatkan perjalanan hari kedua jauh lebih menarik karena menelusuri 3 titik wisata di Ujung Genteng. Untungnya di tiap titik tadi tetap berhasil diabadikan sehingga paling tidak ini bisa jadi 'barbuk' ke pihak lain yang kehilangan momen turing ke Ujung Genteng.
Sebuah pelajaran berharga untuk seksi dokumentasi agar tidak banyak melewatkan momen penting sebuah turing, dimana rekaman selama perjalanan jauh lebih menarik ketimbang menyorot sisi yang lain. Secara umum isi video layak diajungi jempol. Ilustrasi mumpuni meski masih perlu perbaikan tetap lah video ini layak di koleksi oleh para peserta turing. Yang bukan peserta setidaknya dapat ikut memiliki, sekedar untuk melihat bagaimana konvoy KHCC itu bergerak. Harga terjangkau dan video dapat dipesan melalui bro Atma di 021.99095871. Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak pendukung atas supportnya terhadap kelancaran turing KHCC akhir tahun ini. Next destination is ... tetap pantau milis karisma_honda@yahoogroups.com.
*that's why i need my own on board camera*
Kategorinya !
- a-biker's blog (69)
- a-Blog This Sony Ericsson (35)
- a-candid camera (11)
- a-cs 1 (14)
- a-desain (1)
- a-dewi-dewi (11)
- a-entertainment (10)
- a-event (26)
- a-fun food rally (1)
- a-gadget (3)
- a-global warming (2)
- a-HAI (1)
- a-i complain (22)
- a-jalan jalan (23)
- a-jddc (4)
- a-kantor (1)
- a-khcc (2)
- a-KLX (1)
- a-kuliner (8)
- a-lahan parkir motor (2)
- a-love (1)
- a-magazine (2)
- a-Manchester United (14)
- a-motoGP (14)
- a-motor (1)
- a-movies (9)
- a-nulis nulis (50)
- a-pikir dulu donk (11)
- a-project JR (4)
- a-provokasi (1)
- a-public figure (1)
- a-review (10)
- a-Ride to Bromo (3)
- a-roadshow JDDC (4)
- a-safety riding (49)
- a-SALE (1)
- a-sepakbola (9)
- a-shout from the heart (14)
- a-si kecil (2)
- a-superhero (6)
- a-tempat modif (1)
- a-turing bikers (9)
- a-turing mudik (23)
- a-tv show (7)
- a-ujung genteng (9)
- a-vario (2)
- a-worldsuperbike (1)
- aku dan negri (2)
- bcbloggerday (11)
- DR LEON JAMES (1)
- iHadesign (8)
- JOE PALLADINO (1)
DVD Adventouride KHCC : Ujung Genteng
9 Feb 2009Diposting oleh Andry di Senin, Februari 09, 2009 0 komentar
Label: a-review, a-turing bikers, a-ujung genteng
Ride Report : Ujung Genteng Day Three
5 Jan 2009Bangun pagi ! Estimasi keberangkatan paling telat jam 9 pagi plus misi menurunkan para lady backpacker di terminal Surade. KHCC-ers yang di malam pertama tidur larut malam justru sekarang berebut waktu tidur, hasilnya justru pada jam 4 dini hari sudah membuka mata. Semua persiapan berkendara untuk pulang ramai-ramai di persiapkan.
Scruud singkat lalu bergegas mandi, sarapan, menunggu lady backpacker dan rombongan siap pergi. Kali ini metode grouping sedikit berbeda dari keberangkatan. Tim terbagi 3, tim klotur satu (Anto-Andry-DJ-Andika-Verdian-Bodats-No Q), lalu muncul tim penghubung Ozqy dan Tria .. *nah ini orang doyan jalan kenceng nih, layak disuruh bolak-balik*, lalu tim klotur satu adalah sisa dari peserta yang ada. Barisan cukup ramping dan koordinasi terbilang cukup baik.
Cukup baik pun tidak menjamin barisan rapat, vorijder yang terlalu kencang pun harus rela barisannya terpecah. Sadar diri membawa beban lebih banyak saya tidak terlalu berani bermanuver, sedikit miring saja daya gravitasi side box akan menekan ke bawah secara cepat jika tidak buru-buru kendaraan ditegakkan lagi. Jika di lintasan kering ini masih bisa cepat dikendalikan seperti pada saat rute berangkat, kondisi beda berlaku saat basah, antara tidak PD dengan kualitas ban sampe ke khawatiran beban berat jatuh lebih cepat.
Mau nya sih berusaha tidak tertinggal, malah justru melalui rute yang keliru. Pertigaan bertuliskan Sukabumi - Pelabuhan Ratu justru 'missed'. Seharusnya arah yang diambil adalah kiri dan bukan lurus, hasilnya adalah tersesat. Tak kurang 4 rider menempuh rute yang salah, konyolnya jika dijumlahkan KM total menjadi 32 km. Cukup jauh. Setelah berbalik di rute yang benar plus bergabung di tim kedua kabar lain justru menyebutkan bahwa bro DJ sempat jatuh. Sedikit beda dari case jatuhnya bro Igu, bro DJ sepertinya hendak menghindari geliat tanah tapi justru terpeleset keluar jalur dan motor terpelanting ke depan. Box samping mepet ke dalam ditambah pedal rem yang juga bengkok ke dalam.Akhirnya semua bisa kembali berkumpul di Pelabuhan Ratu. Makan siang cukup nikmat plus sholat sebelum kembali meneruskan perjalanan kembali ke Jakarta. Isi bensin di Pelabuhan Ratu dengan konsumsi Premium di angka KM 9765.7 dan berhenti lagi di POM Cikidang dengan angka 9804.7. Tidak refuel tapi menunggu hingga nanti di Bogor. Di sini bro Anto memisahkan diri karena ada agenda lain. Terimakasih atas jasa mimpin grup nya meski sempat missed dan kehilangan buntut rombongan. Sebelum berhenti di POM Cikidang terjadi sedikit pengabaian bahaya dimana hawa kantuk menyiksa beberapa pengendara. Herannya arah berkendara tak cukup waktu untuk meminta jeda waktu istirahat. Gaya alternatif sejadi-jadinya dibuat untuk menahan kantuk, berteriak kencang sampai bernyanyi-nyanyi. Grup satu terbebani kantuk teramat berat sampai kami dikagetkan grup dua yang ternyata juga sama kantuknya. Pergerakan motor bro One sanggup menepuk kantuk yang sudah sepersekian detik terpejam. Bahaya ! Beruntung ternyata POM Cikidang sudah di depan mata, bersikap super awas dan akhirnya berhenti beristirahat lebih dari setengah jam.
Pernah dengar istilah '15 minutes powerful nap' ? Sebuah metode istirahat persis 15 menit tanpa diganggu sesuatu apapun. Konon dalam rentang waktu singkat tersebut badan dapat di recharge layaknya badan tidur lebih dari satu jam. Siasati dengan benar-benar terpejam, tidur dan tanpa diganggu apapun. Rebahkan badan dan lakukan se rileks mungkin. Secara tak sadar mungkin banyak yang pernah sedang istirahat siang barang sejenak lalu mendengar dering telpon, badan terangkat bangun dan tanpa sadar kita sulit untuk tidur lagi. Di situlah efek '15 minutes powerful nap' bekerja.
Akhir cerita kami kembali berangkat pergi menuju Bogor dan ditemani sumpeknya lalu lintas menuju Bogor. Rute rombongan menjadi tak terkendali dan terpecah beberapa bagian. Beruntung para penyapu jalan masih aktif bergerak melihat rekan-rekan lain yang ber potensi tertinggal. Masuk Bogor sempat terjadi saling cari sampai akhirnya berkumpul kembali di salah satu POM besar di rute kepulangan. Tak banyak kata karena sudah lelah, rombongan berpisah menurut daerah masing-masing. Saya menuju KSU dan melintasi Pd Gede untuk makan malam bersama bro DJ Gippi, bro Henry, bro Dagienk, dan bro Alex.
Kenyang rombongan pemakan malam pun bubar jalan. KM akhir di Bekasi sampai lupa tercatat. Kelar sudah perjalanan dan tinggal saya me review perjalanan jauh di atas sebuah Honda City Sport One.
(HABIS)
Diposting oleh Andry di Senin, Januari 05, 2009 0 komentar
Label: a-cs 1, a-turing bikers, a-ujung genteng
Ride Report : Ujung Genteng Day Two
31 Des 2008TRIP DAY TWO
Rencana awal rombongan akan bergerak menuju daerah wisata Goa Gunung Sungging, Air Terjun Cikaso dan Cigangsa, serta Pabrik Gula Kelapa plus pemandangan Amanda Ratu. Rencana akhir rombongan hanya bergerak ke Goa Gn Sungging, Cikaso dan Amanda Ratu saja. KM awal dari penginapan adalah di angka 9565.3 dan berakhir sore hari di angka 9648.5. Alhamdulillah puji syukur pada Tuhan yang memberikan cuaca teramat cerah untuk menemani rombongan wisata pagi hingga sore hari.
Estimasi berangkat yaitu jam 09 terpaksa agak molor karena belum siapnya rombongan, sementara mas Petrus sudah siap dengan rombongannya sendiri. Atur waktu kami pun bergerak menyusul dan langsung menuju Goa Gunung Sungging. Jalur yang ditempuh agak sulit dijelaskan tapi yang jelas arahnya tidak sampai ke arah POM bensin Surade. Untuk yang berkendara mungkin harus lebih sigap ambil posisi bertanya pada penduduk sekitar karena letak Goa yang ada di tengah kediamanan para penduduk. Jalur pun harus melalui jalan setapak tapi masih bisa dilintasi motor, hati-hati space nya teramat sempit dan berbatu serta posisi lahan parkir di kediaman kuncen goa yang ada di tingkat yang tinggi. Parkir menghabiskan kurang lebih 50ribu dan memberikan kuncen tanda terima kasih sebesar 250ribu. Jalan masuk goa melintasi pematang sawah yang hanya bisa dilalui berjalan kaki. Mulut goa hanya dihiasi satu buah rumah sawah kecil.
Offroad fase dua telah terlewati di jalur goa ini. Konon salah satu lubang di goa bisa menuju kota Garut, goa yang kedalamannya bisa sampai 3km ini menyimpan berbagai aura mistis dan keindahan perut bumi hasil kuasa Yang Maha Esa. Perjalanan dalam goa hanya dibekali dua buah petromak, jangan sampai tertinggal cahaya jika tak ingin tersesat. Udara pun terbilang makin lama makin 'sumpek', terlebih jumlah peserta yang masuk demikian banyak. Kaos pun harus rela jadi basah karena keringat. Tapi itu sama sekali tidak menghapus keceriaan peserta mendapatkan pengalaman baru.Lepas dari Goa Gunung Sungging peserta dan boncengers pada backpacker bergerak ke Air Terjun Cikaso. Sebelum arah POM bensin Surade cukup jelas terlihat arah penunjuk jalan ke Perkebunan Cikaso, ikuti jalan terus tak kurang dari 7km. Bertemu pertigaan tetap ambil jalur lurus dan lihat sebelah kanan ada penunjuk jalan coretan di tembok bertulis "Curug Luhur Cikaso". Di pemukiman penduduklah kami berhenti parkir dan langsung berganti dengan moda perahu seharga 50rb PP berisi kurang lebih 12 orang. Paska perahu rombongan melanjutkan perjalanan beberapa meter sebelum menikmati Curug Cikaso. Tiga buah air terjun sama indahnya yang membuat sebagian dari kami melepaskan diri terjun berbasah-basah. Benar-benar indah !
Lepas Cikaso rombongan memilih makan siang di salah satu rumah makan di jalur kepulangan Surade - Ujung Genteng. Harga cukup terjangkau dan tempat yang lumayan nyaman. Awalnya sempat tertarik mencoba salah satu menu yaitu telur penyu, saya pikir telur itu matang tapi justru harus dimakan seluruhnya berikut kulit, yang ada justru agak 'eneg', untungnya telur tadi ada yang mau mencoba jadi ya tidak lantas jadi percuma beli. Setelah melalui pertimbangan dengan tim akhirnya kami melepaskan kesempatan mengunjungi Curug Cigangsa dan Pabrik Gula Kelapa dan lebih memilih langsung ke wisata pemandagan Amanda Ratu. Di Amanda Ratu yang jadi satu lokasi dengan Villa Amanda Ratu pengunjung cukup membayar tiket parkir 1000 rupiah. Parkir dan silakan berjalan-jalan di area hijau sambil mata jauh memandang bukit Amanda Ratu. Rute akhir yang sudah cukup menjadi titik akhir perjalanan sebelum rombongan bergerak pulang kembali ke penginapan.
Sore hari lepas sunset akhirnya kami beristirahat dan malamnya melakukan sedikit seremoni pengundian doorprize serta forum terbuka bareng dengan 6 backpacker yang saling tukar cerita latar belakang komunitas masing-masing. Hasil undian menaruh keberuntungan ke tangan bro No-Q yang mendapatkan voucher Shell dari www.jalanraya.net serta bro Andika yang mendapatkan hadiah helm NHK dari www.tokohelm.com. Selamat buat kalian berdua bro !
What a Trip di Hari Kedua !
( BERSAMBUNG ... )
Diposting oleh Andry di Rabu, Desember 31, 2008 0 komentar
Label: a-cs 1, a-turing bikers, a-ujung genteng
Ride Report : Ujung Genteng Day One
Tuntas sudah perjalanan riders KHCC dalam agenda turing tutup tahun destinasi UJUNG GENTENG (UG), label turing kami beri nama "ADVENTOURIDE", gabungan kata Adventure, Touring plus Riding. Event yang digelar 27-29 Desember 2008 menyisakan lebih banyak pengalaman menarik ketimbang pengalaman pahit. Mengendarai Honda City Sport One keluaran 2008 sebenarnya saya sedikit ketar-ketir karena mungkin troubleshooting nya akan sedikit beda, apalagi teman rombongan saya semua mengendarai Honda Karisma/Karisma X. Beruntung sedari awal persiapan kami sudah menyiapkan mekanik demi kelancaran perjalanan peserta.
Sebelumnya saya ucapkan terimakasih pada :
1. Allah SWT atas lindungan-Nya selama perjalanan pergi dan pulang,
2. Keluarga yang sudah memberi ijin jalan turing 3 hari penuh,
3. Peserta Turing masing-masing : One (pelempar ide turing UG), Alex (PIC UG), Henry (PIC GPS), Dhanes (PIC Acara) serta rekan lain yaitu Igu, Adhy, Ozqy, Verdian, Yasin, Andika, Atma, Anto, No-Q, DJ, Toto, Dagienkz, Tria serta 2 mekanik Iman dan Didit,
4. Lady Backpackers masing-masing : Betsy, Fera, Hilda, Marita, Ita dan Rere yang membuat turing kali ini lebih berwarna.
5. Bantuan doorprize dari www.tokohelm.com berupa satu buah helm NHK dan dari tim saya sendiri (www.jalanraya.net) yang kali ini menyertakan satu buah voucher Shell 150.000 untuk tambahan doorprize.
6. Mas Petrus Suryadi ( http://ujunggenteng.multiply.com/ dan http://www.geocities.com/ujunggenteng/Front.htm ), berkat beliau informasi wisata dapat dikunjungi dengan baik,
7. PLUS ........... Kehandalan sebuah Honda City Sport One.
TRIP DAY ONE
Total perjalanan tak kuran dari 500 km PP, KM awal tercatat 9365.6 dari POM bensin Tanjung Barat hingga KM 9846.3 di POM Bensin Bogor tempat rombongan berpisah ke jalur masing-masing. Sampai lupa mencatat KM saat motor masuk garasi rumah. Melalui persiapan matang yang sudah dijalankan sebulan sebelumnya perjalanan dimulai dari titik pertama di POM bensin Tanjung Barat pukul 06.00. Proses Scruud kendaraan dilakukan mekanik dan dilabeli kertas perak, sementara peserta dibekali Name Tag yang berisi peta serta nomor-nomor PIC yang bisa dihubungi jika terjadi kendala selama perjalanan. Sebuah bukti maksimal yang bisa dtunjukkan.
Jam 07 peserta bergerak brief untuk melakukan perjalanan, grup tidak dipecah dan langsung jadi satu rombongan dan ini dilakukan karena rute yang akan dilalui belum banyak diakrabi peserta. KM awal 9365.6 berangkat dengan rapi menuju Bogor via KSU langsung menuju rute Batu Tulis - Warso Farm menuju arah Cicurug - Cikidang. Berhenti di POM Cibadak jam 10.17 dengan KM 9443 tercatat di panel speedo digital HCS-1. Cuaca cerah sementara perjalanan menuju rute Warso Farm sebenarnya tidak terhitung mulus karena beberapa meter ruas jalan masih berbatu cadas pengerjaan aspal beton dan ada yang terbagi dua jadi lalu lintas murni harus bergilir keluar masuk area cor-coran aspal beton. Paska POM Cibadak rombongan bergerak ke kanan menuju rute Cikidang, disini mulai peserta harus mengeluarkan jas hujan bekal perjalanan karena gerimis sudah mulai turun. Di rute ini pula perjalanan sudah mulai diwarnai variasi bentuk medan mulai dari tanjakan, turunan, aspal panjang hingga kelokan level sedang hingga level tajam. Kendaraan harus super hati-hati menghindari efek 'ci luk ba' dari kendaraan lain di depan karena pandangan sudah demikian tertutup oleh dinding bukit.
Jam 13.30 rombongan berhenti break makan dan sholat Dhuhur (digabung Ashar) di masjid Ciawitali dengan catatan KM 9501.5. Makan sop kambing plus nonton atraksi topeng monyet segala plus liat mobil pecah ban karena ban gundul. Untung tuh mobil ga masuk jurang. Break dimaksimalkan istirahat dan rute terbilang cukup baik dan mulus tapi tetap saja ada lubang-lubang kecil yang menuntut peserta lebih awas. Di sisa perjalanan Pelabuhan Ratu menuju Surade juga sebenarnya terbilang baik hanya space jalan saja yang terbilang sempit, beruntung aspal kering jadi bisa lebih memaksimalkan kecepatan sembari melakukan praktek counter weight saat berbelok tajam. Aspal tidak semulus yang dibayangkan karena masih berupa aspal batu dan terkadang berserakan kerikil kecil. Kecepatan bisa dikembangkan 50-60 km/jam berkelok-kelok. Pas lagi asik menikmati rute ada saja gangguan meski tidak bisa dibilang benar-benar mengganggu. Dari kejauhan riuh rendah suara rombongan motor membuka jalan, saya pikir cuma sedikit ternyata lepas dua motor muncul sirine dan sisa rombongan dari Yamaha Vixion Club Bandung, jika tidak salah mengenali ada satu mobil dan puluhan motor mengikuti. Wah pembuka jalan nya terlalu jauh. Riders KHCC yang lebih santai menikmati perjalanan memilih melipir kiri dan mempersilahkan sisa rombongan untuk lewat.
KM sudah menunjukkan angka 9534.8 saat rombongan berhenti di POM Surade. Disini muncul kejutan pertama saat bro Verdian terlihat lengah membawa barang, hasilnya tas tertinggal di daerah Cicurug saat rombongan berhenti makan siang. Diskusi sedikit alot dan menghasilkan solusi, bro Verdian dianjurkan naik ojek (PP 75ribu hingga penginapan) sementara motor nya dibawa mekanik menuju sisa perjalanan. Akhirnya di KM 9565.3 motor beserta rombongan berhasil mencapai tempat penginapan Mama's di pinggir pantai ujung selatan pulau Jawa, Ujung Genteng. Nyala matahari masih terang dan rombongan sukses mencapai daerah wisata dengan selamat. Thanks God kami semua bisa memperoleh kesempatan berharga menelusuri rute Jakarta - Pelabuhan Ratu - Ujung Genteng. Posisi Mama's sendiri jika dari rute Ujung Genteng dan bertemu dengan titik akhir pertigaan di tepi pantai, arahkan motor ke kanan dan susuri beberapa KM dengan kondisi jalan con-blok yang tidak rata, tanah hingga pasir pinggir pantai, aroma angin pantai sudah demikian hebat melengkapi titik akhir perjalanan rombongan.
Masih di hari pertama, saya selaku penyedia informasi wisata berkoordinasi dengan mas Petrus menyiapkan rombongan untuk bergerak ke wisata penangkaran penyu di pantai Ujung Genteng. Jam 21.00 rombongan bergerak mengikuti rombongan pelancong lain yang menggunakan jasa ojek. Sebagai informasi jasa ojek ini mengambil tarif PP 30.000 ke dan dari tempat penangkaran penyu. Rombongan KHCC berangkat berbarengan dengan rekan-rekan backpacker yang sudah sama-sama sampai di Mama's sore hari. Jalur menuju penangkaran penyu terbilang gelap karena sama sekali tidak ada penenerangan, hanya lampu motor yang membantu penglihatan pengendara. Lepas Mama's rombongan ke arah kanan pantai sejauh 3 KM dalam kondisi gelap, jalan hanya satu setengah tapak ban dihiasi tanah, pasir hingga lumpur yang kian menambah eksotisme perjalanan. Yang sedikit mengagetkan motor perlu menceburkan diri ke beberapa ruang muara untuk melintasi / menyeberang ke arah lain. Offroad malam yang benar-benar berkesan. Petualangan (Adventouride) fase satu hingga kembali ke penginapan sukses terlewati. Di tempat penangkaran penyu, pengunjung hanya dimintai uang masuk sebesar 5000 rupiah sebelum diantar para guide ke arah pantai berbekal senter selama perjalanan. Motor di parkir di luar penangkaran. Beruntung kami dapat menemui salah satu penyu besar yang telah bertelur dan hendak mencapai pantai. Penyu yang besar dan lamban sementara pengunjung sibuk mengambil gambar meski tidak dibekali cahaya cukup.
Kelar penyu dan paska kejadian menggelikan akhirnya rombongan sampai kembali ke penginapan dan bersiap istirahat untuk trip day two keesokan harinya. Lelah terhapus dengan kepuasan paska kunjungan pertama di wisata penyu.
(BERSAMBUNG ... )
Diposting oleh Andry di Rabu, Desember 31, 2008 0 komentar
Label: a-cs 1, a-turing bikers, a-ujung genteng
Ke Ujung Genteng 4 Hari Lagi
23 Des 2008Brutal ! ........ keinginan jalan turing sudah semakin brutal ... persiapan kendaraan sebenarnya belum siap 100 % karena masih minus service bulanan + ganti oli, hanya modifikasi ringan untuk meng-edit tampilan ban belakang dan telah ter install Swallow Stream 100/80-17 seharga 240k. Ini size paling maksimal buat CS-1 tanpa melakukan modifikasi posisi shock, rantai maupun swing arm. Bibir spatbor pun tidak tergerus banyak karena plastik dalam spatbor telah sedikit dibakar demi menekan lebih ke dalam posisi spatbor dalam. Aman, boncengan pun aman karena sudah di tes sebelumnya. Porsi keseluruhan sudah ideal menemani size ban depan 90/80-17, size ini juga yang menjadi size maksimal untuk ban depan tanpa melakukan ubahan, yang perlu dikhawatirkan hanya jika ban terbalut tanah basah maka siap-siap saja ban berhenti akibat macet di dalam spatbor. Ini akibat celah teramat tipis meski masih proporsional.
170k uang registrasi sudah terbayar, sleeping bag sudah dipinjam, name tag ber lampu sudah dipesan (150k). Tinggal nunggu libur untuk jalan servis bulanan maka semua siap. Tujuan Ujung Genteng, gara-gara liat dokumentasi www.advrider.com maka setiap perjalanan dengan motor kini jadi lebih menyenangkan. Ride Now ! Live Free !
Diposting oleh Andry di Selasa, Desember 23, 2008 0 komentar
Label: a-ujung genteng
Join the Ride : Ujung Genteng
18 Des 2008Diposting oleh Andry di Kamis, Desember 18, 2008 0 komentar
Label: a-turing bikers, a-ujung genteng
Support dari TokoHelm.com
9 Des 2008
Share dikit aja deh kelar kopdar bulanan KHCC kemarin di pelataran Senayan sembari denger gemuruh gol-gol Indonesia ke jala Myanmar ... jadi gini ... Indonesia berhasil membenamkan Myanmar dengan skor anjrit sebesar 3-0, kok bisa ya ? tumben ......... bagus deh, coba kalo kalah, bisa-bisa rusuh tuh kopdar sambil ngeliat wajah-wajah cemberut suporter. Lho malah bahas bola !!
Jadi .. turing KHCC kali ini bakal dapet yah katakanlah sponsor yang bakal ngasi beberapa doorprize. Apa aja ?
SATU BUAH HELM NHK model Shomy + SATU BUAH VOUCHER BENSIN SHELL senilai 150ribu. Masing-masing dari www.tokohelm.com dan www.jalanraya.net , mudah-mudahan bisa jadi daya tarik buat peserta yg ikutan.
Berangkat atas kesepakatan panitia, turing akan dimulai dari POM Bensin Tj Barat via scruud ketat seperti ketersediaan bensin full, ga pake alesan masih cukup .. plus perlengkapan rider dan bike nya, secara nih perjalanan bakal menguras stamina.
JAM KUMPUL : 06.00 - 07:00, cukup donk satu jam buat dateng dan sarapan, gunakan time management dengan maksimal. Karena jam 07 nya kita sudah harus berangkat .. TENG, ga pake lambat. Soal biaya pembatalan pun saklek akan diberlakukan karena jika dibatalkan nilai yang dikembalikan hanya 70.000, sisanya buat dana taktis perang dan turut serta menggelembungkan kas KHCC. Ga berat donk nyumbang kas ?
Konsumsi ? Kata si Alex sih standar nelayan lah .. meski kata mas Petrus bakal hadir aja tukang bakso, mudah-mudahan ada plus bakwan, gorengan sama siomay sekalian.
Perjalanan kali ini juga akan diramaikan dokumentasi lengkapnya si Atma plus percobaan pemakaian GPS oleh Henry, ngakunya sih bisa pake GPS, kita tes aja nanti, ga kelar nyusun rute kita ceburin ke vila sebelah. Nah soal rute bakal ngampil jalur CIkidang yang sebelumnya bermain di trek rute Batu Tulis - Warso - Cigombong demi menghindari Ciawi .. katanyaaaa ........ karena gue pun buta daerah dan rute sana, sekitar 2 thn lalu sih turing ke Pelabuhan Ratu cuma ya udah lupa kali nama-nama rute nya.
Bicara pom bensin KHCC bakal berhenti di 4 titik (Tj Barat - Cicurug - Pelabuhan Ratu - Surade), melihat dari efisiensi bahan bakar produk Honda sepertinya perjalanan tak akan banyak menyiksa keran bensin untuk mengantar biker dan kendaraannya. Sesampainya di vil Mamas semua diharapkan dalam keadaan baik karena banyak agenda telah menunggu.
Antara lain :
Penangkaran Penyu di Cipanarikan, lalu ke CIkaso, Cigangsa, Pabrik Gula Kelapa hingga Amanda Ratu. Padat dan semoga sesuai rencana.
Nah di tanggal 28 malamnya nanti bakal di gelar undian doorprize kali aja si Alex yang dah getol pengen punya NHK bakal mendapatkan impiannya. Duh jadi ga sabar, yah paling tidak itu yang dijabarkan si One karena beliau dah ngabisin 700 ribu buat dandan segala macem di motornya plus rider nya. Wow .. fantastis .. *dah bayar belum One* wakakakka ... sampe si Henry kudu cari wangsit pulang telat sama DJ buat ngobrolin helm yang pas buat ke UG, katanya sih ngincer GIVI or AGV Longway .. yakin luh :-P.
Nah sekarang jangan lupa siapkan diri semaksimal mungkin, jangan pake jaket seadanya, jangan pake helm yang ga memenuhi kadar safety. Perjalanan ini panjang bros. Siap ?
Diposting oleh Andry di Selasa, Desember 09, 2008 0 komentar
Label: a-biker's blog, a-ujung genteng
Ayo deh ke Ujung Genteng
Kelar juga tugas nge-brief temen-temen KHCC saat kopdar kemarin soal rencana perjalanan ke UG tgl 27-29 besok. Persiapan yang dah dibangun mudah-mudahan dapat mengakomodir keinginan banyak pihak meski bakal ada juga yang mesti menahan ludah karena khawatir ga bisa berangkat. Yah karena kita di panitia selalu woro-woro kalo perjalanan turing kali ini bakal beda dari turing KHCC sebelumnya.
Apa nya yg beda ? Ya jarak tempuh, ya waktu perjalanan. Dengan berbekal biaya pendaftaran 170rb per orang, member dah dapet penginapan dan konsumsi. Bensin ya kudu siapin sendiri-sendiri. Nah ini serunya, di hari ke-2 uang bensin sepertinya bisa berkurang karena bakal ada temen-temen dari (*mereka sih nyebutnya Galangers, staf dari Toyota Tsusho Indonesia) .. ya itu deh. Sekelompok kecil temen-temen wanita yang doyan jalan-jalan katanya. Dan Ujung Genteng bakal jadi destinasi mereka akhir tahun yang ternyata klop dengan agenda turing KHCC. Tinggal koordinasi sama temen2 KHCC untuk bawa spare helm untuk ngebantu mereka tetap dalam koridor safety dalam perjalanan wisata hari ke-2. Mereka dateng tiba-tiba beberapa hari yl via mas Petrus yang dari awal dah ngebantu survey online KHCC.
KHCC bakal ngendon di Mamas (bahasa Sunda yang berarti *sensor*), mereka di Ujang kalo ga salah dan grup mas Petrus di Hexa, dari segi jarak tidak akan jauh berbeda. Seru dan ga sabar menanti, cuma kendala di 170 aja nih yang sampai detik ini malah kepake buat jalan-jalan ke JMS 2008 di JHCC, mudah2an ga ada yang kudu dibeli, maklum pameran motor kayak gini kadang ada aja sesuatu yang riskan untuk ditinggal tanpa dibeli. Kekekekekk ..........
City Sport siap, tinggal ganti ban size 110/80-17 jika ada kesempatan trus nge-set perlengkapan mulai dari sleeping bag sampai pernik-pernik ala bikers yang kudu melewatkan dua-tiga hari di alam luar. Lama jam perjalanan yang di perkirakan nyantel di kisaran 10 jam mau ga mau harus mempersiapkan diri lebih mulai dari stamina pria (jahhhh ... kayak ape aje), safety riding gear model helmet dan protektor lutut-siku plus rompi dan sepatu turing. Perjalanan panjang ke dua setelah gelaran perjalanan mudik tempo hari ke Ambarawa.
KHCC sih nyebutnya Adventouride .. so ayo deh jalan !
Diposting oleh Andry di Selasa, Desember 09, 2008 0 komentar
Label: a-biker's blog, a-safety riding, a-ujung genteng
Jelang Adventouring Ujung Genteng
25 Nov 2008
5 November - 27 November 2008. Hari ini tanggal 25 (November) dan sisa deadline opname CS1 gue tinggal 2 hari. Apa jadinya jika si Redd harus bertahan lebih lama ngendon di bengkel ? Terpikirkan untuk ganti motor saja, lepas bengkel lalu di permanis dan dijual lagi ... ah kok sepertinya terlalu bernafsu. Ga kok ! ga dijual deh ... asal ga rewel lagi aja ya.
27 s.d 29 Desember 2008. KHCC rencana ngadain touring bernuansa adventure ke Ujung Genteng, sebuah tempat jauh di bawah jika kita liat peta pulau Jawa (Barat), posisinya di Selatan Jawa dan sepertinya menawarkan objek yang menarik, sesuatu yang harus dibuktikan sendiri. Nah ini dia ... gue kudu bawa CS1 donk kalo mau turing jauh, ehhh dia lagi dirawat, semoga bisa sembuh tepat waktu dan sekali lagi di test ride untuk jarak jauh setelah percobaan pertama saat mudik kemarin.
Hingga tulisan ini dibuat memang belum ada persiapan apa-apa yang berhubungan dengan motor, tapi soal jalur gue percayakan semuanya ngatur bareng-bareng dengan Alex, Henry dan si One ... yah mereka inilah KHCC-ers utama yang manas-manasin grup turing biar ada kegiatan akhir tahun. Persiapan penginapan sudah 'clear' dan bakal pake tempat di losmen MAMAS (kata orang Sunda, Mamas artinya 'yang itu .. tuh' ya ... *ngeri nyebut, porno*). Konsumsi pun insya allah beres, mikir paling dapet sayur asem ala Sunda dan tentu saja SeaFood .. mudah2an lezat.
Survey lain yaitu ke temen yang baru kenal online, namanya bro Petrus, yang juga ternyata seorang pegawai di salah satu ATPM roda dua di Indonesia. Lucunya .. dan beruntungnya, beliau justru bakal menginap di rentang hari yang sama dan di area losmen yang sama, makin yakin bahwa agenda perjalanan akan berjalan baik.
So ... nunggu si Redd CS1 keluar bengkel dulu, baru setelah itu nyiapin perbekalan, syukur2 bisa ngasi tambahan e21 ke tubuh si Redd *senyum penuh harap*.
Diposting oleh Andry di Selasa, November 25, 2008 0 komentar
Label: a-event, a-safety riding, a-turing bikers, a-ujung genteng

