Tampilkan postingan dengan label a-motoGP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label a-motoGP. Tampilkan semua postingan

Jorge Lorenzo tetap di Yamaha

26 Agu 2009

Akhirnya spekulasi itu pun berakhir. Jorge Lorenzo (JL), pembalap kedua tim Fiat Yamaha akhirnya bertahan dalam tim hingga 2010. Hanya satu tahun ? Ya berita itulah yang dilansir www.motorcyclenews.com .

Godaan bayaran dari Ducati akhirnya menggugurkan spekulasi. Komentar positif - negatif tentunya banyak bertebaran sepanjang rumor soal nasib JL. Di prediksi menggusur antara Stoner dan Hayden pun tidak jelas. Stoner kini harus istirahat sementara Hayden masih berkutat soal kepentingan menaikkan karir di Ducati.

Keputusan JL tanda tangan kembali di Yamaha menurut saya cukup tepat meski kenapa hanya untuk satu tahun. Kalau mau terus bertahan di tim yang sama maka tinggal waktu saja yang akan membuat JL jadi suksesor the Doctor, Valentino Rossi.

Nilai kontrak Rossi yang lebih tinggi dari JL mungkin menjadi faktor JL ingin mencari gaji lebih besar. Talenta super nya tetap perlu dipertahankan. Meski akhir-akhir ini sering jatuh tapi talenta tetaplah talenta. Posisi di klasemen membuntuti Rossi di pos ke dua menjadi nilai berharga yang harus diwaspadai pembalap lain.

Selamat buat Yamaha yang -akhirnya- bisa mempertahankan JL. Untuk Ducati, godalah lagi JL tahun depan.

gambar : www.motogp.com

Majalah MotoGP Mid-Season 2009

29 Jul 2009

Coba liat gambar 'daftar isi' di atas. Kira-kira artikel apa yang menarik yang sudah bisa dibayangkan dari sebuah judulnya saja. Layaknya ritual baca majalah saya yang sudah-sudah. Dari halaman depan ke belakang saya selalu melihat gambarnya dulu, dan headline. Isi artikel bisa nanti dibacanya. Dengan harga jual 23.000, MotoGP mid-season 2009 ini layak menemani waktu luang teman-teman. Bisa pas mau tidur, pas jeda iklan saat nonton tv, atau saat break makan siang. Atau mungkin teman perjalanan, daripada lirik-lirik wanita ga jelas tanpa keberanian minta nomor telponnya :p.

Isu utama di halaman depan lebih mengulas dampak krisis ekonomi yang membuat panggung MotoGP terpaksa melakukan penyunatan regulasi dimana-mana. Halaman berlanjut dengan pose-pose seksi Randy de Puniet, niy rider rada terangkat dengan citra sponsor Playboy-nya. Salute. Berturut-turut halaman lanjutan membedah peta kekuatan tim kontestan MotoGP hingga pertengahan musim.

Lalu ada review balapan 2009 yang sudah berlangsung plus preview balapan yang akan berlangsung selanjutnya. Info flag-to-flag race, kebijakan unutk para rookie, ban asimetris, berita kemunduran Sete & team, artikel Ben 'the elbow' Spies, gosip-gosip, fenomena teknologi rem KERS, hingga -ini dia- wajah-wajah helm unik Rossi saat berperang di Mugello. Corak helm Rossi di Mugello disajikan dari tahun 2002 s.d 2009. Mana yang paling keren ? Setelah pilah-pilih ... saya menyukai corak helm Mugello Rossi di tahun 2007. Ada motif cinta disana, motif bergambar HATI. Wow.Selebihnya ada lah bermacam-macam variasi tulisan. Tulisan ini yang pertama kali saya baca. TEKNIK TURUN SATU KAKI. Ada apa saja soal fenomena turun kaki ini yang ternyata bukan murni ciptaan Rossi, silakan geber baca langsung majalah ini. Wah ada pihak Kompas Gramedia ga ya yang baca ini. Boleh saya minta free-pass MotoGP di Sepang pak ? atau ya minimal poster kemenangan Rossi yang ke 100 deh :-).

MotoGP 10 : Donington Park, Inggris

27 Jul 2009


Honda tertawa. Yamaha tertahan. Ducati merana. Meski tidak menyisipkan Pedrosa di podium tapi justru menampilkan Dovizioso di tempat teratas. Gelar pertamanya di MotoGP. Ditemani Edwards dan De Puniet mereka menjadi kampiun British GP yang hadir di Donington Park. Cuaca tampil antara lembab dan cerah. Persiapan gonta-ganti ban juga menjadi pemandangan di garasi para pembalap.

Pemilihan ban menjadi taruhannya. Ini yang membuat tim utama Ducati harus rela keok dan jadi bulan-bulanan pembalap lain. Bahkan sampai di overlap. Seperti biasa -minus Stoner- jeda start barisan depan balapan di isi oleh aktor-aktor utama MotoGP. Meski Elias sempat memimpin tapi rasanya hanya tinggal waktu menunggu Rossi menghabisi barisan depan.

Apes. Saat memimpin akhirnya helm Lorenzo beradu dengan aspal. Ban tergelincir di garis putih dan hentakan jatuhnya motor menimbulkan kembang api di trek. Satu jagoan jatuh. Berikutnya giliran Rossi yang saat menikung ke kiri juga terlalu rebah. Beruntung Dovi tidak terbawa jatuh. Bagi pemirsa yang 'doyan' MotoGP muncul praktek menarik mengangkat motor yang dilakukan Rossi. Bobot besar motor 800 cc dengan mudahnya di angkat dengan teknik menggenggam stang bagian dalam dengan dua tangan. Momentum naik membuat motor mudah kembali tegak. Ini bisa di praktekkan pada motor apapun.

Ya setidaknya itu sekian dari banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pentas MotoGP. Tidak melulu mengeluk-elukan performa pembalap atau pabrikan. Saat kalah sibuk mencela. Saat menang sibuk berbangga. Tak heran ketika Ducati hancur lebur di sini, pihak lawan justru mencemooh seolah Ducati tidak boleh tampil salah. Sial memang Ducati saat itu.

Podium akhirnya mnyisakan 3 jagoan tadi dari tim yang berbeda. 2 dan 3 justru datang dari tim non-pabrikan. Lintasan memang memiliki karakter yang sempat membingungkan beberapa pembalap. Dan tidak salah selalu saja alasan ban menjadi kontributor utama. Mau apalagi ?

Selamat buat Andrea Dovizioso yang akhirnya mampu menciptakan gelar pertamanya di tim utama Honda. Sempat terlihat performa Dovi jauh menurun di lap-lap akhir. Dilihat dari posisi menikung sepertinya Dovi tidak mau ambil resiko yang mungkin mengakibatkan dirinya terjatuh. Gap dengan Edwards makin dekat, beruntung tidak sempat tersalip karena balapan keburu berakhir. (sumber gambar: Motogp.com)

MotoGP 06 : Catalunya Spanyol

15 Jun 2009

Banyak hal menarik jika kita menyaksikan pertandingan balap bersama orang-orang yang dekat dengan dunia balap. Contohnya saat seri Catalunya MotoGP kemarin yang menghasilkan Rossi sebagai jawara atas rekan satu tim nya Lorenzo. Kami semua melihat sebuah pertandingan balap yang benar-benar balap, tidak melulu hanya mengeluk-elukan Rossi sebagai pembalap terhebat atau menyindir-nyindir betapa mesin Ducati drop dimakan Yamaha. Sejak start memang sudah terjadi saling sikut duel Yamaha sementara Ducati via Stoner ada di posisi berikutnya. Apa yang terjadi, kami semua berkomentar senada melihat gelagat putar gas Rossi yang menahan Stoner di belakang agar Lorenzo bisa menjauh. Yang terjadi di sirkuit secara kasat mata memang seperti itu tapi entah jawaban apa jika asumsi tadi ditanyakan langsung ke seorang Rossi.

Lorenzo yang dibuat lengang justru tidak mampu memutar gas lebih kencang. Rossi yang menahan Stoner di belakang mungkin gemas dengan kecepatan yang dikembangkan Lorenzo. Setelah cukup menahan Stoner akhirnya Rossi berbuat sekehendak hatinya. Ya. Melaju cepat menelikung Lorenzo di setiap tikungan. Stoner yang berada di posisi tiga justru tak mampu menggeber lebih cepat dan terus terpatok di posisi yang sama. Sementara Rossi dan Lorenzo bisa makin jauh berduel bersama di Catalunya.

Seiring panas nya jalannya balapan terlihat Lorenzo tidak mau kalah dengan Rossi. Tenaga dan semangat mengalahkan segalanya. Segala upaya coba diteriakkan Lorenzo melalui mesin balapnya. Dasar memang Rossi masih jauh lebih berpengalaman dalam duel head to head, akhirnya pengakuan kemenangan tiba juga di tangan Rossi. Hasil Ducati justru memaksa Stoner menangis di depan kru saat penyambutan di podium. Kekecewaan besar seorang Stoner mendapati Ducati nya tidak mampu mengejar Yamaha. Manusiawi. Spontanitas yang terekam kamera benar-benar memunculkan kekecewaan Stoner terhadap tunggangan balapnya.

Bagusnya bagi sebuah balapan kini poin tiga pembalap teratas menjadi sama yaitu 106 antara VALENTINO ROSSI - JORGE LORENZO - CASEY STONER. Seri masih panjang. Duel antar pembalap di berbagai macam trek masih akan menyuguhkan banyak drama besar di kejuaraan paling bergengsi motor prototipe, MOTOGP.

MotoGP 04 : Le Mans Prancis

18 Mei 2009

RACE RESULT : Lorenzo - Melandri - Pedrosa

Panik. Mungkin itu yang ada di benak Rossi. Mengejar raihan 99 gelar seri malah harus berulang kali mendapat kesialan. Terlalu cepat masuk pit saat ban basah sudah sedikit terkoyak tapi justru suhu masih belum terbilang panas. Setelah berganti motor justru kompon kering malah jadi awal petaka di tikungan. Slick. Yup. Ban tanpa kembangan pastinya akan slip jika dipaksa main di trek yang belum sepenuhnya kering.

Mengetahui race bakal cenderung basah sempat mengharapkan performa rider lain diluar kuartet Rossi - Lorenzo - Stoner - Pedrosa, apa daya Jorge tetap mantap hingga garis finsih sementara Pedrosa berkendara luar biasa mengejar Dovisiozo. Tanda bahwa Dani tampil lebih trampil di Le Mans ketimbang Andrea.

Nama Vermeulen biasanya tampil apik di saat basah tapi kali ini harus tertutupi oleh penampilan luar biasa rider Hayate Racing. Wow. Marco Melandri naik di podium 2 meluluhlantakan Stoner hingga Rossi. Semua rider menerapkan strategi masuk pit untuk mengganti motor dengan tipe ban yang berbeda. Sayang perjudian Rossi masuk lebih awal malah membuatnya jatuh hingga berkali-kali masuk pit, termasuk soal hukuman karena 'ngebut' di jalur pit. Terlalu bersemangat plus panik juga rupanya.

Salut buat Melandri dengan bawaan motor yang katanya tidak kompetitif dan mengusung tim non-pabrikan menggunakan brand Kawasaki. Penerus Melandri di Ducati malah sepertinya bakal merasakan nasib sama seperti dirinya saat di tim merah. Semoga Hayden bisa lebih baik dari Melandri di klasemen akhir tahun balap 2009.

sumber gambar : www.motogp.com

MotoGP 03 : Jerez Spanyol

4 Mei 2009

Race Result :

  1. Valentino Rossi
  2. Dani Pedrosa
  3. Casey Stoner
Helatan seri 3 ini mengambil tempat di Jerez Spanyol, setelah belum mampu memenangi seri 2009 Vale akhirnya memecah kebuntuan juara dengan menampilkan balapan hebat meski gap selalu naik turun. Adalah Pedrosa yang selalu meninggalkan para pesaingnya termasuk rekan senegaranya Jorge Lorenzo. Lepas start gas rider Honda ini langsung berteriak kencang bahkan meninggalkan Ducati sekalipun yang konon masih jadi motor tercepat.

Meski Pedrosa sempat kencang, seperti biasa Rossi menampilkan aksi heroiknya mempersingkat gap demi gap sampai akhirnya mampu menyusul Pedrosa. Yang menarik adalah beberapa pembalap mencoba teknik menikung yang dimiliki Rossi yaitu menurunkan kaki. Metode ini lebih sebagai penyeimbang saat 'Late Braking' sembari mempercepat radius belok pembalap saat menikung. Tak kurang terlihat Pedrosa, bahkan Stoner dan De Puniet mencoba trik yang sama. Pertanda teknik ini mampu menjadi trik balap terbaru meski sudah lama diperagakan pembalap terdahulu.

Sosok menarik di 5 besar adalah kehadiran Melandri. Mengendarai Kawasaki non modifikasi berat karena pihak pabrikan mundur sejak awal seri 2009 tak mengurangi tingkah Melandri melahap Capirossi dan Edward. Gagal mengendarai Ducati tapi lebih 'ajeg' mengendarai Kawasaki. So mari ditunggu seri berikutnya di ... dimana ? Perancis donk :-)

sumber foto : www.motogp.com

MotoGP 02 : Motegi Jepang

29 Apr 2009

Motegi Jepang ... menyisakan Lorenzo, Rossi dan Pedrosa di tiga teratas finisher seri 2 MotoGP di Motegi. Cukup kaget baca liputan M+ soal balapan yang mengisahkan bahwa Rossi hanya bersandiwara di atas lintasan untuk memberi gelar ke rekan satu tim nya Lorenzo. Ketimbang memforsir kecepatan dan meninggalkan pesaing, Rossi memilih bermain dengan Lorenzo dan Pedrosa. Dugaan muncul karena sempat terjadi pertemuan sebelum balapan, apalagi jika bukan membahas pertarungan balap yang konon makin tidak kompetitif antar pembalap dan pabrikan. Kalo melihat balapannya sih memang ada kesan tarik ulur gas dari Rossi.

Tapi diluar dugaan sandiwara Yamaha tetaplah menjadi yang terbaik di sirkuit Motegi, Honda yang diduga bermasalah malah menempatkan Pedrosa yang kaget sendiri atas performanya. Stoner dengan Ducati sang Jawara di seri Qatar harus puas membututi tiga terdepan. Ada siapa di belakangnya ? muncul Dovi dan Melandri, yup Melandri, dengan membawa Kawasaki non-modifikasi baru. Maklum pabrikan resmi Kawasaki justru sudah mundur sebelum seri GP 2009 dimulai.

Kini Yamaha menguasai puncak dan tinggal menunggu seri lanjutan di Jerez hari minggu besok (3/5/2009). Ducati yang ternyata tidak mengalami kecocokan dengan Motegi harus meningkatkan performa jika tak mau tertinggal.

MotoGP 01 : Losail Qatar

14 Apr 2009

Geliat MotoGP kembali menyeruak. Seri satu di Qatar yang awalnya harus berjalan Senin dini hari (WIB) harus pindah ke Selasa. Penyebabnya adalah basahnya lintasan akibat hujan badai yang memaksa lintasan terlihat bak cermin karena terlihat pantulan sinar lampu penerang sirkuit. Atas alasan keselamatan balapan pun mundur sehari. Jika dibatalkan tentu saja pihak Qatar yang akan mencak-mencak.

Hasil akhir menempatkan Stoner teratas diikuti Rossi dan Lorenzo. Stoner seperti melaju sendirian tak terkejar, bahkan oleh Rossi sekalipun. Yang menarik adalah Pedrosa yang harus menerima nasib kurang baik, pertama karena loncatan gas yang berlebih hingga motor mendadak wheelie, tersenggol rider lain hingga hilang balans sampe melorotnya performa sampe harus menerima finis di posisi 11. Beruntung Pedrosa tidak jatuh. Ini motornya yang liar atau hanya terganggu cedera, jadi ingat video Pedrosa di sesi latihan yang memutar gas terlalu kencang hingga mental di samping Hopkins yang lantas terpana.

Bicara balap malam sepertinya balapan jenis itu tidak lebih menarik. Kilatan lampu yang membuat motor cantik sepertinya tidak terlalu dibutuhkan sebagai sebuah hiburan. Bagaimanapun malam adalah waktunya badan ber istirahat, belum lagi terpaan angin gurun yang dingin. Entah bagaimana rasanya melaju ratusan km/jam ditengah hembusan angin malam tanah Qatar. Lebih baik kembali ke balapan siang seperti seri-seri lainnya.

Untuk sementara Stoner bisa meluangkan waktu berpesta untuk selanjutnya berperang kembali di Motegi.

Sumber Gambar: www.motogp.com

Laguna Seca Keren !!

21 Jul 2008

Bangun saat balapan masih tersisa 17 lap ga bikin gue tertinggal melihat drama fantastis dari seri motogp yang kali ini bermain di Laguna Seca Amerika, Rossi kontra Stoner menyisakan Rossi sebagai pemenang di sirkuit yang gue bilang sirkuit paling keren yang disuguhkan sepanjang musim. Head to head Rossi versus Stoner membuktikan bahwa Stoner masih kalah mental perang satu lawan satu melawan Rossi, kemenangan yang diraih sebelumnya murni karena mesin Ducati yang tanpa tanding lari duluan mencari finish. Start terdepan diisi Stoner - Rossi dan tuan rumah Hayden, lepas start (katanya) sudah terlihat head to head antara 2 calon juara dunia motogp 2008 sampai-sampai saat channel dinyalakan duo rider raja itu sudah jauh meninggalkan pesaingnya Vermeulen yang tiba-tiba mampu ada di tempat ketiga disusul duel Dovi dan Hayden.

Pertengahan lomba karena saking ngototnya adu urat saling salip akhirnya Stoner nyicip aspal karena sempat melebar, mungkin akibat berat motor yang awalnya masih bisa dikendalikan eh justru terpeleset dan terjatuh. Berat ngangkat motor untungnya ga kesalip Vermeulen yang ternyata dari gap detik masih tersisa cukup jauh. Hasilnya Rossi aman hingga finsih meski ban belakang di kamera sudah terlihat cacat sedikit. Duel 4-5 Dovi v Hayden juga menarik, tapi kali ini Hayden justru disembur asap Dovi karena hingga finish ga bisa nyusul Dovi meski sempat leading atas rivalnya. Dovi terbilang konsisten menuai poin ketimbang sesama debutan Lorenzo yang paska kecelakaan hebat justru penampilannya rada tidak konsisten, apalagi dini hari tadi Lorenzo tidak finish.

Kemana Pedrosa? si mungil tidak ikut balapan karena harus istirahat gara-gara berenang di lintasan di seri sebelumnya. Poin tetap ketat dan persaingan Rossi v Stoner meruncing dan mendebarkan menanti balapan berikutnya. Rossi yang belum pernah menang di Laguna Seca akhirnya mematahkan rekor buruknya. Selamat !

Valentino 'Azzuri' Rossi

9 Jun 2008

(MotoGP seri Catalunya) Satu lagi tampilan unik dari Valentino 'the Doctor' Rossi, demi dukungannya untuk tim Italia di EURO 2008 racing suitnya pun bernuansa kostum timnas Italia, pun dengan motornya, YZR-M1.

Start dari posisi ke 9 dan finish secara spektakuler di pos ke 2.

dok : http://www.motogp.com/

Valentino Rossi first Podium in 2008

5 Mei 2008

Rossi wins at Shanghai
( docs : web Yamaha racing )




Andrea Dovizioso

14 Apr 2008






Catatan Akhir Maret

1 Apr 2008


Lucu bener siy ada aja halangan buat ngeliat event gelaran Wahana, mereka Jumat dan Senin sekitar jam 3 sore ngadain bagi2 helm gratis di persimpangan buat para pengendara motor yang memakai helm gayung (*cetok). Yang Jumat di Bunderan HI dan yang Senin main ke sekitar Samsat Daan Mogot. Konyolnya gue yang kepengen banget hadir malah mentok ga pernah ketemu tuh event.

Jumat kelar ngantor jam 16.30 masih bisa sih ngejar ke HI, semprulnya baru keingetan pas di Senen, jadilah konfirm ke temen terus meluncur ke HI, meluncur sih meluncur tapi yang ada muter ga karuan yang ujungnya batal nembus HI.

Nah pas Senin, setelah dapet kesempatan interview di salah satu perusahaan di bilangan Kuningan, gue pikir bakal sempet nih mampir HI pas sore dan gubrakkkk ........... ternyata lokasi kampanye berpindah ke Daan Mogot, yang lokasinya cuma sekian meter dari kantor gue. Gue di Kuningan eh tuh kampanye malah ke Daan Mogot. Gpp dah ... masa iya ninggalin interview, no way man !

Sabtu-Minggu seperti biasa ngubek acara olahraga di Astro. Sabtu malem ngeliat MU menggilas Villa 4 gol tanpa balas dan minggunya liat jeleknya nasib Stoner saat harus dipecundangi Pedrosa dan Lorenzo. Rossi untuk ke yang 100 kali berhasil manjat podium dan masuk list pemegang rekor podium.

Di lain tempat gue juga kehilangan dua event bagus saat weekend yaitu Honda Racing Championship di Kemayoran sampai NonBar MotoGP undangan dari Shell di Blitz. Gagal plesir karena harus stay dirumah njaga si kecil :-)

4 hari yang ... apa ya ? gak jadi deh xixixixiii ............... mending nge-blog men !!

James Toseland @ MotoGP 2008

11 Mar 2008


Ketika banyak pengamat menjagokan Jorge Lorenzo sebagai rookie yang paling berpengaruh di MotoGP 2008, entah kenapa gue lebih suka dengan sosok James Toseland, seorang alumnus medan World Superbike yang mencoba kemeriahan pesta MotoGP. Akankah nasibnya akan sama apesnya dengan alumnus World Superbike lain ?