Snoop Dogg's Fatherhood

26 Mei 2008

Makin lama reality show sebuah keluarga makin menjamur, setelah diberi hidangan keluarga Ozzy Osbourne, muncul keluarga Gene Simmons, Kimora Lee, the Kardashian hingga Snoop Dogg. Label reality show yang satu ini adalah Snoop Dogg's Father Hood. Kita bisa mengintip tingkah polah keluarga Snoop Dogg beserta istri dan 2 putra serta 1 putrinya. Untuk edisi kali ini yang bikin mata sempat pengen nonton ya pas si Snoop Dogg ngajak putra-putri nya ke David Beckham Academy. Seru dan kocak mulai dari si Snoop Dogg yang pura-pura kenal si Beckham sampe si Snoop Dogg jadi kiper nahan tendangan si Becks, si Snoop jumpalitan sambil anak-anaknya ketawa-ketiwi. Belum lagi saat Snoop secara diam-diam nitip minta makanan Ayam, pas pesanan dah mau masuk justru terhadang si Nyonya Snoop yang akhirnya ngebuang tuh Fried Chicken dan menggantinya dengan Salad. Si Snoop yang ga tau dikerjain si Nyonya akhirnya lepeh sana lepeh sini sambil ngebuang tuh salad.

Nuansanya ringan dan lumayan buat isi waktu sambil pegang remote TV.

Nasi Goreng Babat Gongso

22 Mei 2008





Nah yang ini pas mampir nyoba Nasi Goreng Babat di Kampung Melayu, bayangkan elo dari arah Tebet, sebelum naik flyover Kamp. Melayu nyisir dulu ke kiri aja dan cari plang Babat Gongso, kalo ga salah inget ye heheheee ..........

Nasi Goreng Babat + Es Teh Manis + Es Lidah Buaya sekitar 20rb.

Gerobak jual Nasi Bebek


Lokasi : Pinggir jalan Cempaka Putih arah ke Senen
Harga : 7000
Lumayan lah buat alternatif sarapan.
Nasi Bebek itu ternyata ya isinya Daging Bebek Goreng, lalapan + sambal, maklum baru nyoba *lirik dik*

Bayern Muenchen dan Manchester United

Satu hari yang bikin capek, perasaan bikin rada remuk karena jatah tidur yang kepangkas. Emang ngapain aja ?

NONTON BAYERN MUENCHEN


Ada perbedaan signifikan antara saat kita melihat tayangan sepakbola di televisi dengan saat kita melihatnya langsung di dalam stadion, ya .. di dalam stadion gemuruh selalu terdengar gegap gempita mulai dari liukan mexican wave sampai teriakan membakar semangat dengan memanggil nama tim nasional. Rabu malam (22/5), timnas Indonesia menjamu tim eropa Bayern Muenchen. Skor akhir 5-1 sudah tidak perlu ditebak, meski tampil dengan banyak pemain cadangan, Bayern seolah sedang latihan melawan gerombolan pemain berbaju merah. Tidak ada nama-nama kelas wahid yang datang berbaju Bayern karena pemain-pemain tenarnya justru disimpan untuk kepentingan Euro 2008. Praktis nama besar yang hadir hanya segelintir seperti Oliver Kahn.

Datang dengan tiket gratisan di tangan senilai 100rb akhirnya kesampaian juga ngeliat Kahn dari jauh dan sempat melihat aksi gemilangnya menghambat laju Bambang Pamungkas. Berulang kali pemain Indonesia kalah body contact dan seperti terbaca permainannya. Jika di babak pertama geliat tim Indonesia justru tenggelam, di babak kedua timnas kita tampil lebih dominan meski peluang yang menjadi gol hanya tercipta satu.

Yah mau bagaimana lagi, gue pribadi hadir disana untuk mendukung FC Bayern untuk menguliti timnas kita. Tidak nasionalis ? Ah rasa-rasanya momen kemarin bukan tempat yang tepat untuk menunjukkan rasa nasionalisme karena tidak ada unsur persaingan yang hebat disana.

MANCHESTER UNITED JUARA EROPA


1-1. Gol Ronaldo dibalas gol dari Lampard. Nama besar yang gagal jadi eksekutor penalti pun bertambah, Ronaldo sang pahlawan di babak pertama justru jadi pesakitan dan untungnya nama besarnya diselamatkan karena MU resmi jadi kampiun Eropa. Daftar eksekutor gagal lain menjadi milik John Terry dan Nicolas Anelka, Terry terpeleset dan bola melenting ke mistar, sementara sepakan Anelka di blok Van der Sar.

Rasanya lebih puas melihat sebuah tim jadi kampiun setelah melalui pertarungan terbuka 2x45 menit, dan ketika masuk ke babak tambahan pun rasa kemenangan tidak senikmat kemenangan yang diraih dalam waktu normal. Secara umum pertandingan itu berakhir draw, tetapi sebuah tim yang jadi kampiun dan mengangkat piala tetaplah harus dicari dan jawara Liga Champion 2007-2008 menjadi milik SETAN MERAH MANCHESTER UNITED untuk yang ketiga kalinya.

Glory Glory Man United !!
(pics by www.manutd.com)

Hepi Besdeyy ...

21 Mei 2008

WILD HOGS

19 Mei 2008

WILD HOGS atau Babi-babi Liar. Itu nama kelompok kecil yang berisi Woody, Bobby, Doug dan Dudley. Para pria paruh baya yang memiliki masalah masing-masing dengan keluarganya. Woody yang berpisah dengan pasangannya, Bobby yang selalu dalam tekanan istrinya, Doug yang merasa terabaikan posisinya di mata sang anak hingga Dudley, computer freak yang selalu kesulitan mendapatkan pasangan ideal. Akibat stres maka mereka berempat memutuskan untuk sementara lari dari masalah dan mencari kebebasan, berbekal motor besar Harley Davidson mereka berpetualang kemana pun ban besar moge membawa mereka pergi.

Film bernuansa komedi ini benar-benar bikin hati riang karena kebebasan kadang menjadi impian para pria demi menghindari kepenatan atau kejenuhan (mungkin) dari keluarga. Melawan angin, menembus batas dan berbekal persahabatan mereka menjalani pengalaman unik menyenangkan kadang menyebalkan yang membuat mereka melihat bahwa persahabatan adalah sesuatu yang teramat penting untuk dijaga.

Konsep sederhana berbalut petualangan di jalan raya membuat penonton sejenak melupakan penat dan mencoba menikmati hembus angin yang menerpa wajah pengendara motor. Tidak ada pesan khusus memang perihal kondisi 'safety riding' kecuali saat Dudley menyarankan Woody untuk mengenakan helm karena helm yang baik ber sertifikasi DOT mampu memberikan perlindungan terhadap kepala, sikap cuek Woody bersama keinginan bebas nya yang membuat piranti helm sejenak dilupakan. Tidak terlalu menjadi isu berat memang karena film ini berputar tentang arti kebebasan dan persahabatan dimana saling tolong menolong adalah suatu keharusan. Mungkin itu yang disebut 'brotherhood'. So Refreshing !!

*sepi film dan nyewa vcd di Video Ezy*

source gambar

Madonna - "4 Minutes"

15 Mei 2008

OneRepublic - "Stop and Stare"

"Cumi-cumi", kata Pak Dayat

13 Mei 2008





Bagi sebagian pengendara, pandangan terhadap profesi tukang tambal ban kadang mendua, ada yang benar-benar mensyukuri kehadirannya disaat ban mengalami masalah sampai ada yang mengutuk karena menduga ini hanyalah akal-akalan para tukang tambal ban demi mengeruk secarik kertas puluhan ribu dari para pengendara. Hingga saat ini banyak milis-milis otomotif yang selalu mengirimkan pengalaman pecah ban hingga titik-titik yang harus diwaspadai agar tidak berurusan dengan tukang tambal ban. Alternatif menghindari hilang angin secara spontan dapat saja diakali dengan penggunaan ban versi tubeless ketimbang versi "tube type" yang secara tiba-tiba dapat langsung hilang tekanan di tengah jalan. Ujung-ujungnya jika terkena paku pun pasti akan berakhir di tukang tambal ban, kalaupun tidak pasti akan lari ke toko aksesoris untuk mendapatkan ban baru.

Dilihat dari produk di pasaran memang banyak ban-ban merk unggulan yang konon dapat menunjang akselerasi hingga dipercaya kuat masa pakai. Tapi jangan merasa lebih unggul jika suatu saat paku model apapun tertancap di ban anda. Merk boleh unggulan tapi kekuatan penjahat paku pasti akan membuat kita termehek-mehek dan mengutuk.

Bicara tambal ban bagi pemilik ban tubeless, metode penambalan dengan karet nilon coklat pasti sudah diakrabi. Cukup bermodalkan karet nilon coklat, besi penusuk ban dan lem, masalah ban bocor pasti cepat selesai. Lain halnya jika kendala karet nilon tadi mendadak habis stok. Lihatlah usaha Pak Dayat, seorang penambal ban yang ditemui tim JR pagi ini (13/05) sambil berkata agar metode ini tidak disampaikan ke majalah-majalah. Melihat seorang pengendara yang meminta tolong sementara stok karet nilon habis memaksaPak Dayat mencari akal. Sampai akhirnya mendapati metode ini, yaitu mencari ban dalam bekas dan mengguntingnya kecil-kecil membentuk rumbai-rumbai yang disebutnya model cumi-cumi. Rasa iba dan harus menolong pelanggan lah yang membuat alternatif sederhana ini diyakini sukses untuk menutup lubang yang dihasilkan sebuah paku. Alat-alat yang dipergunakan pun sama persis hanya sebuah karet ban bekas model cumi-cumi lah yang menjadi pengganti karet nilon. Metode nya pun sama dengan menancapkan potongan karet ban tadi ke lubang yang ada pada ban setelah sebelumnya dilumasi lem karet.

Metode ampuh ini tetap diyakini bakal mampu menggantikan sementara metode tambal dengan karet nilon. Harga 15.000 rupiah pun rasanya cukup pantas diberikan atas usaha Pak Dayat ini. Di sepanjang rute itupun jarang terlihat penyebaran paku secara serampangan yang membuat kita pasti coba berpikir bahwa usaha tambal ban yang Pak Dayat lakukan cukup bersih dari usaha yang tidak halal.

Amy Smart

Tumplek Blek 2008

12 Mei 2008

Sedikit dokumentasi Tumplek Blek 2008, sori ga di tampilkan semua











UNITED WE STAND

9 Mei 2008

FLAME, YINK, THORFE dan FOXX kreasi gue sendiri, BLACK CAT kreasi dik Iha plus karakter villain BATZ hasil kerja si Jawir ... hihiihii ...... mohon maaf jika penamaan karakter menyamai karakter superhero yang sudah ada.

mau coba, geber ini !!!


Hati-hati saja Tidak Cukup

Hati-hati saja tidak cukup ! Kalimat singkat dari mulut seorang tukang bubur ayam yang nge-tem di depan RS Sumber Waras Grogol. Pagi itu si Bapak tengah menyajikan bubur hangat kepada satu pelanggannya dengan sikap yang antusias. Saya yang baru saja datang untuk beli bubur agak surprise juga kok tiba-tiba si Bapak pembeli bertanya apakah orang yang kecelakaan masih terduduk di fly over Roxy. Saya jawab iya seraya berusaha memaafkan diri sendiri karena tidak sempat berhenti membantu, maklum masih dengan kecepatan tinggi di lajur kanan dan rada riskan jika harus menepi, toh sudah ada 3 rekannya yang menemani. Si Bapak yang tengah mengaduk buburnya juga terus berceloteh tentang fenomena kecelakaan yang selalu singgah di jalur Grogol ini. Setiap hari ada saja yang celaka akibat kelalaian antisipasi hingga faktor separator yang kadang membuat kendaraan roda dua terjungkal.

Saat naik dan turun Fly Over, titik ini kerap mengundang celaka jika pengendara tidak aware pada situasi sekitar, separator yang rendah hingga kadang tak terpantau mata hingga perilaku zig-zag kendaraan yang saling main potong dapat mengakibatkan benturan satu sama lain. Sigaplah mencermati keadaan dan ada baiknya memilih lajur kiri ketika turun dari Fly Over, tetap pantau kaca spion karena bagaimanapun spion bertindak layaknya mata yang ditempatkan di punggung.

Sambil meramu menu. si tukang Bubur juga bercerita tentang fenomena kebut-kebutan yang anehnya justru jarang berakhir dengan celaka, entah faktor keberuntungan atau mungkin sang Pencipta tengah mencari konsep luar biasa agar si pembalap liar ini cedera. Kendaraan, Manusia dan Lingkungan memang menjadi faktor penyebab insiden di jalan raya, berusalah agar kita sebagai pengendara tidak menjadi penyebab dari sisi faktor Manusia. Jangan selalu berdalih bahwa semua adalah hitung-hitungan yang Kuasa dan menyerahkan semuanya pada nasib dan takdir. Antisipasi tetap harus dilakukan, entah melalui perilaku, atribut dan selalu mengucap doa sebelum berkendara.

Sadar Aman Berkendara untuk Keselamatan Bersama.

REDD - A New Superhero


Via http://www.ugo.com/channels/comics/heroMachine2/heromachine2.asp gue bikin karakter Superhero ini, namanya REDD.

Asal-usul ... *sedang dalam penulisan*

Enjoy !!

Spion nyangkut di kardus

8 Mei 2008

Ooopppsss ... weitsss ... aduh nyaris jatuh, kalo sampe jatuh pasti malu secara atribut dah oke banget hehehee. Awalnya sih hanya usaha menghindar angkot yang seperti biasa berhenti sembarangan. Stang di arahin ke kanan secara spontan dan sedikit lirik spion, entah mungkin ada motor lain di titik mati (blind spot) sampe kemudian ternyata spion kanan nyangkut di motor lain yang tengah bawa kardus besar (kefoto di lamer Klp. Gading). Ketarik sepersekian detik plus oleng sampe sibuk menyeimbangkan motor. Ngelus dada karena berhasil stabil, ga tau malunya kayak apa kalo sampe jatuh segala.

Ramainya jalan raya, belum lagi liat aksi vandalisme gagang telpon di Cempaka Putih, cuma smpt klakson biar tuh penjahat urung aksi. Terus nemu pengendara ga dapet jalur pas mobil di kanan dan angkot di kiri saling silang nutup jalur tuh motor, yang ini ngeliat di perempatan .... hhmmm ... ga tau namanya. Masuk jalur Harmoni belok kiri jalur Grogol dapet pemandangan helm cetok melayang dari kepala pengendara yang masih aja bego pake helm cetok plus ga di klik pula. Baru mau foto tuh helm yang tergeletak di tengah jalan sambil nunggu ketoprak dibuat eh tuh helm dah dipungut sama tukang parkir. Lah si empunya helm mana ? Ya cuek aja jalan terus lha wong ga punya otak buat balik ngambil helm. Pantes aja pakenya cetok, lha wong goblok.

Pemandangan Syur di Jalan Raya

7 Mei 2008

Coba baca tulisan berikut :
------------------------------------------
Akhir-akhir ini seringkali melihat boncenger di jalanraya dengan menggunakan rok mini pendek plus paha mulus:D...yang sering saya perhatikan malah pengendara lain saling berebutan untuk tetap berada didepan rok mini tersebut, terkadang bisa saling senggolan tuh stang. Bagaimana menyiasati hal ini.??? apakah tetap melototin atau memberikan teguran non....roknya masih kurang pendek tuh.??? mungkin dengan cara seperti itu dia akan sadar kale yah??? Yang lebih heboh kadang cewek yang pakai celana 3/4 plus celengan belakang kelihatan tuh....kalau gw punya uang logam gocapan akan saya tabungin tuh disana.

Himbauan: mohon untuk semua cewek2 berpakaianlah dengan sopan karena cara anda berpakaian akan menimbulkan resiko kecelakaan dijalan raya.
------------------------------------------
Menarik memang membaca curhat seorang bikers yang akrab dipanggil Donal ini. Sisi lain dia bagai ditimpa durian runtuh karena rejeki di depan mata, sisi lainnya lagi justru mengingatkan bahwa perilaku membuntuti dan menikmati pemandangan segar cuma-cuma ini justru punya efek membahayakan diri sendiri dan pengendara lain. Mata pasti dituntut lebih aware untuk memantau situasi jalan dan belum lagi harus berbagi kenikmatan karena belum tentu di sisa perjalanan kita bakal disuguhi pemandangan yang sama.

Penggunaan rok pendek atau mungkin belahan (maaf) pantat yang sering terlihat dan ter ekspos dari si pembonceng selalu saja jadi santapan gratis para pengendara di belakangnya. Bayangkan kalo si penikmat tadi justru mengabaikan kepentingan keselamatan saat berkendara dan memilih terus menerus tanpa henti memelototi imej syur. Pemandangan ini jugalah yang membuat lalu lintas jalan raya menjadi penuh warna sampai-sampai perilaku memperhatikan si pemilik pemandangan tadi dijadikan pembenaran atas hal-hal negatif lain yang selalu muncul di jalanan. Mungkin ada baiknya juga ketimbang kita terpancing untuk adu kebut atau saling adu langgar rambu lebih baik pengendara membuntuti pemandangan tadi asal tidak teralihkan penglihatannya yang ujung-ujungnya bikin celaka karena terpana.

Ada baiknya juga kita memberikan sedikit masukan saat bertemu kondisi di atas entah memberikan teguran agar lebih bisa menutupi bagian auratnya atau mungkin memberinya saran agar lebih sopan berbaju karena masuk ke jalan raya apa saja yang dikenakan menjadi konsumsi massa. Atau mau lebih wajar ala orang kita ? Ya pelototi saja terus hitung-hitung menu manis.

Meeting Fun Food Rally 3 Mei

5 Mei 2008

Pematangan proposal yang akan diajukan ke pihak sponsor akan digeber bulan ini dan tim berharap bahwa event ini akan diterima dengan baik di mata masyarakat dimana esensinya adalah pengenalan ragam kuliner Indonesia bergandengan dengan kampanye Safety Riding (*Aman Berkendara). Konsep yang dicari haruslah tidak membebani peserta karena peserta juga harus berkendara antar pit stop.

Sebuah ujian terberat tahun ini.

Valentino Rossi first Podium in 2008

Rossi wins at Shanghai
( docs : web Yamaha racing )




It's the Chick, Men love the Chicks !!

2 Mei 2008


Pertamax Rp.8750,-

Pertamax dengan bangga hadir dengan banderol baru 8.750 yang sebelumnya nangkring dengan harga 8300 per liter. Hhhmmm .. iseng ng-sms ke i-Radio pagi tadi n langsung dibacain sama Rafik, heuheuheue .... marah sih enggak soal kenaikan ini tapi gemes aja kalo ga salah inget beberapa bulan terakhir niy Pertamax dah naik 2 kali. Memang sih jenis BBM Pertamax ini hadir tanpa subsidi dan berbeda dengan Premium dan Solar, Pertamax terus bergandengan tangan ngikutin harga Minyak Dunia yang masih belum stabil. Saat minyak dunia turun bisa saja Pertamax ikutan turun tapi rasa-rasanya kok ya susah juga ngarep Pertamax turun, lha wong Indonesia terkenal dengan tren kenaikan harganya.

Belum lagi Premium yang kabarnya juga ikutan naik meski jenis ini masih di subsidi. Hhmmm .... mau ga mau ya masyarakat pengguna BBM harus mau. Mau apa lagi coba ? Plak .... *nampar yang suka naik-naikin harga*

ps : gambar diambil diem-diem ... wakakakakkk ....