

Bagi rider yang ingin mencari alternatif sepatu 'bikers' kini tersedia satu alternatif lagi. Tidak ada nama besar di cap sepatunya namun cukup pantas menyandang sepatu yang pas buat naik motor. Ala sepatu 'safety' yang lain, sepatu ini memiliki desain boot yang tinggi, melebihi mata kaki. Desainnya juga terlihat kokoh. Pengikatnya menganut sistem velcro dan retsleting, di dalamnya ditambah semacam lapisan perlak yang kedap air.
Sepatu produksi kota Garut ini di banderol dengan harga rp.270.000,-. Saat ini memang belum banyak tersedia di toko-toko aksesoris atau apparrel roda dua. Namun ketersediaan stok bisa mengandalkan person-to-person yang menjual barang ini secara gerilya di lintas komunitas/klub roda dua.
Sepatu ini cocok baik dipakai harian maupun perjalanan jauh (touring). Sepatu 'memegang' kaki dengan nyaman dan sol sepatu juga ber motif layaknya sepatu 'safety' yang tidak licin saat digunakan. Nilai lebih nya ada di sistem pengikat tadi yang sepertinya dapat mencegah air masuk. Hingga saat ini memang belum dilakukan tes saat hujan karena hujan memang belum lagi turun. Satu banderol yang ditemukan dalam alas sepatu hanyalah tulisan/merk 'YUTIES'. Sepertinya nama tidak begitu penting -meski namanya genit- sejauh sepatu ini memenuhi kriteria sepatu 'safety' yang aman dan nyaman di gunakan saat berkendara.
Kategorinya !
- a-biker's blog (69)
- a-Blog This Sony Ericsson (35)
- a-candid camera (11)
- a-cs 1 (14)
- a-desain (1)
- a-dewi-dewi (11)
- a-entertainment (10)
- a-event (26)
- a-fun food rally (1)
- a-gadget (3)
- a-global warming (2)
- a-HAI (1)
- a-i complain (22)
- a-jalan jalan (23)
- a-jddc (4)
- a-kantor (1)
- a-khcc (2)
- a-KLX (1)
- a-kuliner (8)
- a-lahan parkir motor (2)
- a-love (1)
- a-magazine (2)
- a-Manchester United (14)
- a-motoGP (14)
- a-motor (1)
- a-movies (9)
- a-nulis nulis (50)
- a-pikir dulu donk (11)
- a-project JR (4)
- a-provokasi (1)
- a-public figure (1)
- a-review (10)
- a-Ride to Bromo (3)
- a-roadshow JDDC (4)
- a-safety riding (49)
- a-SALE (1)
- a-sepakbola (9)
- a-shout from the heart (14)
- a-si kecil (2)
- a-superhero (6)
- a-tempat modif (1)
- a-turing bikers (9)
- a-turing mudik (23)
- a-tv show (7)
- a-ujung genteng (9)
- a-vario (2)
- a-worldsuperbike (1)
- aku dan negri (2)
- bcbloggerday (11)
- DR LEON JAMES (1)
- iHadesign (8)
- JOE PALLADINO (1)
Safety Boot dari Garut
5 Agu 2009Diposting oleh Andry di Rabu, Agustus 05, 2009 8 komentar
Label: a-review, a-safety riding
My New Samsung STAR
9 Jul 2009
Tepatnya tipe GT-S5233. Harga beli bulan Juli 2009 berada di kisaran harga 1,9 juta-an. Ponsel ber-stylus pen / touch screen pertama yang saya punya. Dulu lebih anteng dengan produk hp-outdoor model Ericsson Hiu, Sie M65 hingga terakhir (dan masih) menggenggam SE W850i.
Secara desain memang diakui membuat saya tertarik sejak awal. Memang banyak model serupa apalagi Nokia 5800 incaran saya kalo memang mau dibeli harus merelakan dana lebih dari 3 juta keluar. Akhirnya dana terbatas itu keluar untuk sebuah Samsung Star.
Sesuai dengan gue cari. Layar lebar. Layar sentuh. Iconic. Harga sedikit di atas budget. Okelah. Hehehhee.... Digenggam masih nyaman cuma kalo sedang 'nyolok' kabel headset dan buat naik motor cover 'jack' nya nyingkap keluar, malah takutnya patah.
Jeleknya ? bentar .. hingga saat ini belum nemu sih, tapi kemana ya fungsi screensavernya ? Lalu soal stylus pen-nya, fungsi nya bisa digantikan oleh jari jempol. Video oke. Kamera juga bermain di 3 MP. Pada layar pengguna dimanjakan dengan tampilan yang bagus, plus ada side bar yang bisa di hide-unhide untuk menjadi shortcut ke aplikasi yang dibutuhkan. Setting internet pun terbilang mudah karena sudah ada 'wizard' yang memandu begitu kartu SIM dimasukan. GPRS dan MMS berjalan lancar dengan operator Indosat.
Untuk spek teknis bisa main ke http://id.samsungmobile.com/mobile/GT-S5233 untuk liat lebih jelasnya.
sumber foto
Diposting oleh Andry di Kamis, Juli 09, 2009 33 komentar
Label: a-review
X-Men Origins : Wolverine
5 Mei 2009
( 19:15 Planet Hollywod - Monday May 4, 2009) Kelar trilogi X-Men tapi pemirsa masih menagih perpanjangan seri petualangan para mutan, maka dibuatlah seri Wolverine ini. Mengangkat asal-usul Wolverine yang ternyata bersaudara dengan Sabretooth (Victor Creed). Creed disini jauh lebih ganas dan lebih keras ketimbang penampilan Sabretooth di edisi awal trilogi X-Men.
Logan akhirnya hanya menjadi bahan percobaan melalui berbagai macam perangkap mulai dari teror pembunuhan Creed hingga dipaksa bertekuk lutut di hati Kayla, si mutan pembujuk. Melihat opening nya saya berkesan dengan gambar-gambar ynag ditampilkan, dimana duet Logan dan Creed sampai harus melewati lebih dari 3 jaman perang tanda mereka adalah mahluk yang tak dapat mati. Logan berkuku runcing yang dapat menyembul dari buku-buku jarinya, sementara Creed bagai serigala buas dengan kuku dan seringai nya yang mematikan.
Hati baik siapa yang menduga hingga akhirnya mereka 'bercerai" karena berbeda pandangan. Cerita berlanjut dengan perburuan Stryker (tokoh militer jahat) terhadap Logan menggunakan Creed. Aksi tanpa henti terlihat asik dinikmati, aksi para mutan dengan berabagi trik benar-benar menyulap adegan imajinatif menjadi realistis.
Meski akhirnya Logan sukses jadi bahan percobaan Weapon X dan berubah nama menjadi Wolverine, tokoh jahat Stryker dan Creed tak lantas mati. Ini karena kemunculan keduanya masih akan jadi sosok penting di trilogi awal X-Men. Tokoh keren lain yang berhasil tampil adalah sosok Gambit dan Deadpool. Tidak ada yang tewas kecuali Kayla, itupun Wolvie tidak sadar siapa Kayla. Cool stuff action. Best fight nya adalah ... hhmmm semua ber label best fight. Tokoh berkesannya adalah kemunculan Gadis Berlian serta sosok Cyclops muda dan cameo Prof. X.
Mantap !!
Diposting oleh Andry di Selasa, Mei 05, 2009 3 komentar
Label: a-entertainment, a-review, a-superhero
Sepatu Riders : RVR Rescape
17 Mar 2009
Sepatu adalah salah satu media pelindung pengendara motor, sepatu melindungi kaki dari panas atau dingin, dan juga mengurangi luka jika terjadi gesekan. Di pasaran banyak sekali pilihan sepatu yang tentunya harus di siasati dengan kondisi jalan yang ada. Tipikal sepatu pengendara motor haruslah bisa melindungi hingga mata kaki, berbahan tebal, dan akan lebih ideal jika dilengkapi dengan pelindung di ujung kaki berupa besi agar di jalan makin aman. Tak bisa dipungkiri bahwa salah satu objek bahaya adalah potensi terinjaknya kaki dari pengendara lain atau mungkin kendaraan lain.
Salah satu merk yang tengah menyusupi pasar adalah sepatu untuk naik motor ber label RVR Rescape ( KLIK DISINI UNTUK WEBSITE ). Berikut review sederhananya.
TAMPILAN
Tampilannya terbilang baru dengan melancip dengan sistem ikat ritsleting dan buckle ala ikat pinggang. Warna yang tersedia sejauh ini masih hitam. Menurut sumber yang bisa dipercaya kabarnya RVR ini nantinya akan keluar versi yang lebih murah dengan material yang lebih menyerupai produk Tomkins (Safety Shoes) dengan rentang harga dibawah 300 ribu.
HARGA
Masih ada di kisaran 350 ribu tentunya ini bisa menjadi pilihan yang ideal. Meski di rentang yang sama hingga 400 ribu pengendara juga bisa mendapatkan sepatu merk Krisbow versi pendek.
UKURAN
Rentang ukuran ada di 40 s.d 44. Pastikan sebelum membeli sudah melakukan 'fitting' ke kaki. Biasanya pada merk satu dengan merk yang lain berbeda ukuran meski tidak jauh.
KELEMAHAN
Meski dari sisi tampilan terbilang mantap sebenarnya produk RVR Rescape ini memiliki kelemahan pada sisi pengikat. Buckle nya tidak mengunci rapat pergelangan dengan baik. Ini bisa tertutupi dengan fungsi ritsleting di bagian mata kaki bagian dalam. Pekerjaan rumah buat produsen untuk re-design sistem pengikat di produk yang satu ini.
Sebagai pilihan tentunya kemunculan RVR jadi barang bagus. So coba hunting ke penyedia apparel berkendara terdekat dan pastikan kita dibekali 'safety riding gear' yang layak saat berkendara.
POIN 1 - 10
Cukup 7
*pictures owned by RVR website*
Diposting oleh Andry di Selasa, Maret 17, 2009 3 komentar
Label: a-review, a-safety riding
Lesehan ala Warung Komby Kalimalang
2 Mar 2009"Kapan mo nyobain warung Komby ?" , begitu tanya teman kelar mencoba Nasi Goreng Semarangan tempo hari. Ok, gue jawab jumat deh ya kita makan, ntar gue traktir, yah efek gajian ya beginilah. Alhasil jumat malam janjian lagi di seputaran Cipete kelar Magrib untuk lantas meluncur ke Kalimalang sesuai rute perjalanan pulang. Lokasinya terbilang mudah ditemukan. Jika tau dengan BCA dekat Curug Kalimalang, posisinya ada di sebelah kiri gedung BCA, tepat di pelataran bengkel mobil umum yang buka dari pagi hingga sore. Karena space cukup lapang maka pengelola Warung Komby (WK) ber inisiatif memanfaatkan ruang kosong. Kesan pertama yang terlihat adalah kebersihannya, di luar space warung yang terbilang super lega. Jam buka adalah dari pukul 19.00 hingga 23.30.
Parkir malam itu terbilang masih lengang karena sempat kepikiran jangan-jangan bakal penuh jelang weekend. Awalnya gue pikir pengunjung bisa langsung menuju tempat duduk ternyata oleh pelayan langsung di arahkan menuju ke mobil Komby sebagai booth makanan. Bagus juga arahannya ketimbang harus berebut tempat saat baru datang, jadi pengunjung memesan dulu baru kemudian mencari tempat duduk untuk selanjutnya menu siap diantar ke meja masing-masing. Malam itu berdua kawan langsung mengambil menu berikut :
- Jus Alpukat Spesial cak Komby (*lezat karena dimasukin kopi segala di alpukatnya) seharga 9000
- Jahe Hangat seharga 6500
- 2 Bebek Penyet seharga @ 14500
- 2 Sate Paru seharga @ 4500
- Tempe seharga 1500
- Tahu seharga 1500
- 2 Ceker seharga @ 1500
- 2 Lalap Sambel seharga @ 5000
- 2 Nasi seharga @ 2500
Total 69500 rupiah.Kelar minta izin mengambil gambar justru di waktu berikutnya dipergoki pak Tori sebagai pengelola nya. Beruntung beliau enak di ajak ngobrol, mungkin dikira mata-mata yang seenaknya mau ambil gambar gue langsung memberikan informasi bahwa gue datang dari komunitas motor plus blogger, yang suka nulis-nulis apapun dan kali ini mau nge review beberapa warung makanan. Ternyata beliau membuka diri lebar-lebar, syukurlah, obrolan pun jadi panjang pake sesi foto-foto pula (*foto pak Tori tuh berbaju hijau).
Overall apa yang coba disajikan Warung Komby adalah kenikmatan menu berbalut nyamannya suasana. Space ada yang menggunakan tempat ala lesehan, bangku ber-tenda hingga bangku kecil. Semuanya nyaman di lokasi outdoor. Jika hujan arena lesehan bisa bergeser ke ruang bengkel yang terbilang teduh. Bagusnya lagi bengkel ini bengkel bersih sehingga jauh dari kotoran oli atau apapun ala bengkel. Spot nya cocok buat jadi tempat ngumpul, tempat diskusi karena tidak riuh (paling karena musiknya) plus tingkat kenyamanannya yang terbilang oke punya.
Bagaimana dengan kelezatan makanannya ? Pedas nya Bebek Penyet benar-benar terasa, bertambah lezat tumpang tindih sama Sate Paru dan air es Alpukat bernuansa kopi. Wah nikmat. Nah buat yang mau coba jangan lupa ajak gue ya :-)
*temen siape sih yang dimaksud dateng makan bareng gue ? hahahaa ... itu si Irwan Handoko, wong Bekasi n KHCC*
-- Culinary Cyber Riders --
Diposting oleh Andry di Senin, Maret 02, 2009 0 komentar
Antara Helm Motocross dan Helm Balap Jalanan
25 Feb 2009
Helm pada dasarnya adalah sebuah perangkat keselamatan bagi pengendara, fungsinya lebih untuk mengurangi tingkat cedera yang mampir di kepala. Pada perkembangannya helm menjadi salah satu unsur fashion demi mendongkrak penampilan. Helm juga menjadi pembeda satu cabang olahraga terhadap olahraga yang lain. Bicara balap, bentuk helm yang berbeda justru ditampilkan cabang motocross dan balap jalanan. Bentuk helm motokros lebih dikenal sebagai helm cakil dengan bentuk 'pet' lebih mancung ke depan serta proteksi dagu yang juga lebih menjorok ke depan, sementara helm balap jalanan (street helmet) berbentuk lebih bulat dan lebih menekan kepala dengan kaca helm tanpa 'pet'.
Mengapa bentuknya bisa berbeda ? Karena secara fungsi adalah sama dan juga sama-sama berkutat dalam dunia balap. Ternyata bentuk helm ini memiliki karakterisitk dan fungsi yang berbeda. Apa saja ?
Motocross Helmet, dengan desain dagu yang lebih terbuka membuat pengendara lebih bebas mengatur nafas karena balapan motocross cenderung berisi lintasan-lintasan ketat dan menguras tenaga. Jika saja memakai 'Street Helmet' upaya mengambil nafas akan terus-terusan membuat kabut di kaca helm. Pada situasi tertentu seperti di lintasan berlumpur dan berpasir 'pet' helm juga berfungsi menghalau partikel debu untuk masuk lebih dalam ke kaca, tak heran pengendara lebih nyaman mengenakan 'Goggle' yang lebih mudah dibersihkan ketimbang memakai kaca pada helm. Di saat panas 'pet' juga dapat menghalau sinar matahari. Jika helm jenis ini dipakai di lintasan balap jalanan tentunya mengganggu sisi aerodinamika dimana helm rentan tertarik ke belakang karena desainnya yang lebih besar.
Street Helmet, dengan desain membulat mengikuti kepala helm jenis ini membuat sisi aerodinamika lebih terjaga dalam usahanya menambah kecepatan saat balapan. Pada balapan yang menggunakan jenis helm ini memang lebih menekankan pada kecepatan dan saling mendahului dalam tempo yang lebih kencang ketimbang balapan motocross. Ini yang membuat dari sisi desain antara 'Motocross Helmet' dan 'Street Helmet' menjadi berbeda.
Bagaimana jika helm-helm ini diaplikasikan ke penggunaan sehari-hari ? Tidak ada larangan dalam bentuk apapun dalam memilih helm sejauh helm memberikan proteksi lebih terhadap kepala dan memberikan kenyamanan pada penggunanya. Pastikan saja kita sudah memilih helm dengan benar.
Diposting oleh Andry di Rabu, Februari 25, 2009 3 komentar
Label: a-movies, a-nulis nulis, a-review, a-safety riding
R2 - MOTOBIKE - BIKERS
10 Feb 2009Membandingkan 3 majalah bernuansa otomotif roda dua ternyata cukup sulit menghasilkan data valid. Kurang lebihnya mereka saling mengisi dalam memberikan informasi kepada para pembacanya. Apa saja majalah yang dimaksud ? Ada R2, MOTOBIKE, serta terakhir BIKERS.
R2
Hanya 64 halaman. Layout satu sama lain sama saja dengan majalah sejenis. Dari jenis font sepertinya kudu mengalah dengan yang lain, jika dibuat peringkat ya R2 lah yang paling buncit.
Agak sedikit mengganggu jika melihat tester rider R2, terutama mas-mas yang berkumis yang kadang terasa mengurangi greget tampilan motor secara umum. Mungkin harus dicari wajah yang lebih rider-friendly. *maaf ya mas tester*. Dibanding yang lain, R2 menyuguhkan data harga motor bekas nasional plus daftar harga lain yang dirasa cukup bermanfaat bagi rakyat roda dua.
Dari penamaan majalah jelas R2 adalah sebuah singkatan RODA DUA. Entah apa ada arti lain dibaliknya. Fyi, R2 adalah turunan langsung tabloid Otoplus.
MOTOBIKE
Berisi 80 halaman dengan layout kurang lebih sama dengan yang lain. Motobike adalah jelmaan lain tabloid Otomotif. Jenis font adalah kedua terbaik, dinilai semata-mata demi memuaskan mata saat membaca halaman per halaman.
Modifikasi dan informasi motor baru tetap jadi andalan dan semua menjadi tipikal generasi majalah penyedia informasi roda dua. Dalam artikel yang patut ditiru adalah pemasangan 'warning' agar foto yang tampil tidak serta merta diikuti oleh pembaca awam. Karena bagaimana pun atraksi pada gambar hanya di peruntukkan bagi yang sudah ahli.
Bonus lain adalah sisipan kalender bulanan bergambar motor-motor besar. Plus wanita dalam motor, yup MOTOBABES. Cukup menggairahkan mata di tengah semburan gambar-gambar knalpot.
BIKERS
Majalah satu ini tak lain turunan dari MotorPlus, ga heran pake nama lain MotorPlus Magazine. Konsepnya terlihat lebih mendekatkan diri ke sosok bikers nya (baca: pengendaranya). Halaman sama dengan Motobike yaitu 80 halaman.
Fitur menarik yang terdeteksi adalah halaman informasi situs bikers menarik, halaman Foxy Lady (teteup cari yang bikin semangat) plus acara jalan-jalan, kebetulan di edisi terakhir ini menggunakan Honda CS1 sebagai media wisata kuliner.
PESAN SAFETY RIDING
Ini yang kadang membuat gemas. Begitu banyak hal bisa dilihat dan dliput dari sisi modifikasi motor hingga tampilnya varian baru dari para ATPM, tapi begitu sedikit hal yang terangkat berkenaan dengan isu kampanye Safety Riding (SR). R2 tampil buruk karena hanya menyelipkan tips menaklukan banjir, itupun murni bukan pembelajaran sisi SR. Nilai plus coba diambil MOTOBIKE yang menyertakan narasumber founder JDDC (Jakarta Defensive Driving Consulting), pak Jusri Pulubuhu. Beliau meyertakan berbagai tips dalam artikel satu halaman RIDE AND SAFE. Sementara BIKERS tampil jauh lebih baik meski masih saja terbilang kurang. Tetap sama dengan semangat Ride with Care, BIKERS menampilkan 2 halaman bernuansa SR dan satu di akhiran halaman.
Sebenarnya jika dikuras, artikel SR banyak sekali yang bisa diangkat. Ini murni untuk menyiasati model kampanya agar terlihat berbeda. Ditengah membaca berita modifikasi, tentunya perhatikan juga celah untuk men-doktrin pembaca dengan bacaan bermanfaat, baik yang sifatnya ringan seperti meningkatkan safety awareness hingga tips trik teknik berkendara secara profesional.
Satu-dua halaman tidak cukup untuk SR.
Kembali ke pemilihan, sepertinya akan lari ke selera masing-masing. BIKERS memiliki potensi yang lebih baik keitmbang yang lain, posisi dua diisi MOTOBIKE lalu R2.
Pilih mana ?
sumber foto : Facebook MOTOBIKE
Diposting oleh Andry di Selasa, Februari 10, 2009 0 komentar
Label: a-review
DVD Adventouride KHCC : Ujung Genteng
9 Feb 2009
Bagi penikmat perjalanan panjang tentunya dokumentasi dalam bentuk apapun akan sangat diperlukan. Kali ini KHCC menyulap rekaman video menjadi film ber-format DVD ber durasi lebih dari 60 menit. Cover sederhana bersanding dengan hasil apik rekaman sepanjang 3 hari perjalanan. Celotehan khas para peserta turing dari yang mulai melakukan ledekan ke mereka yang absen turing sampai berkali-kali menunjukkan jempol mereka pertanda turing ini super mengasyikan.
Rekaman awal memperlihatkan persiapan peserta turing di titik kumpul POM Bensin Tj. Barat. Tak kurang dari 20 peserta termasuk mekanik siap melakukan perjalanan lebih dari 6 jam ini. Brief dan doa serta pesan-pesan dari Pengurus KHCC terucap bergantian. Film terus berputar memperlihatkan situasi grup turing dari Jakarta menuju tempat berhenti pertama di pom bensin Cibadak. Tak terlihat wajah lelah dari peserta, antusiasme tetap menjadi bagian penting semangat perjalanan. Lalu putaran film dilanjutkan dengan isi perjalanan, kehadiran di Ujung Genteng hingga ragam aktifitas di penginapan mulai dari hari pertama hingga hari terakhir.
Konsep terbilang bagus disertai lagu-lagu menarik yang sesuai dengan gerak para peserta. Kelemahan mungkin datang dari pencitraan situasi perjalanan yang terbilang banyak yang terlewatkan. Formasi konvoy 'missed' di beberapa momen menarik di jalur Surade - Ujung Genteng. Jelang penginapan pun perjalanan pinggir pantai kembali terlewatkan. Mungkin kelemahan ada di pihak yang melakukan 'shoot' karena pengambilan gambar terlihat bergantian. Setidaknya itu yang terlihat dari para peserta terhadap keberadaan kameramen yang berganti-ganti. Perjalanan hari ke dua juga banyak momen yang 'missed' mulai dari keberadaan teman-teman backpacker, situas gua Gn. Sungging hingga lokasi eksotis Curug Cikaso, padahal jika diniatkan perjalanan hari kedua jauh lebih menarik karena menelusuri 3 titik wisata di Ujung Genteng. Untungnya di tiap titik tadi tetap berhasil diabadikan sehingga paling tidak ini bisa jadi 'barbuk' ke pihak lain yang kehilangan momen turing ke Ujung Genteng.
Sebuah pelajaran berharga untuk seksi dokumentasi agar tidak banyak melewatkan momen penting sebuah turing, dimana rekaman selama perjalanan jauh lebih menarik ketimbang menyorot sisi yang lain. Secara umum isi video layak diajungi jempol. Ilustrasi mumpuni meski masih perlu perbaikan tetap lah video ini layak di koleksi oleh para peserta turing. Yang bukan peserta setidaknya dapat ikut memiliki, sekedar untuk melihat bagaimana konvoy KHCC itu bergerak. Harga terjangkau dan video dapat dipesan melalui bro Atma di 021.99095871. Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak pendukung atas supportnya terhadap kelancaran turing KHCC akhir tahun ini. Next destination is ... tetap pantau milis karisma_honda@yahoogroups.com.
*that's why i need my own on board camera*
Diposting oleh Andry di Senin, Februari 09, 2009 0 komentar
Label: a-review, a-turing bikers, a-ujung genteng
Laskar Pelangi: the Movie
17 Okt 2008
Karya cipta Andrea Hirata akhirnya naik ke layar lebar, kisahnya tentang perjuangan sekelompok anak sekolah tingkat dasar dengan bantuan tak kenal lelah dari seorang ibu Guru. Untuk sederetan nama pemeran dan sosok yang diperankannya mungkin bisa dilihat di sini http://www.laskarpelangithemovie.com/, saya hanya coba melihat dari sisi pandang seorang penonton 21 yang datang tidak dengan bawaan pengenalan novel Laskar Pelangi sebelumnya, jadi saya hanya terbawa keriuhan keingintahuan penonton untuk menyaksikan langsung sebuah film adaptasi novel laris karya Andrea Hirata. Dari keadaan sebelumnya yang terjadi di tiap studio pemutaran film akhirnya saya dan keluarga memutuskan menunggu hingga badai penonton mulai sepi karena pada hari-hari sebelumnya antrian penonton tak jarang membuat kesal karena bisa saja kita yang sudah antri harus rela duduk mendongak karena kebagian jatah di barisan depan. Tunggu punya tunggu pun berhasil karena malam itu kami duduk nyaman di deretan F studio 21 Metropilitan Mall Bekasi berbekal tiket 15ribu untuk 3 orang.
Sebagai penonton yang mungkin datang dari pembaca novelnya pasti ada saja nada protes kurang ini dan kurang itu tapi saya pikir untuk durasi film tak mungkin bisa menerjemahkan isi satu buku penuh demi memuaskan khalayak ramai. Cerita yang diangkat dari secuil kisah dari pulau Belitong (sama tidak dengan Belitung ?) saya melihat banyak kegembiraan yang coba diterjemahkan sutradara dimana mimpi harus kita jaga dan kita coba raih beserta kesempatan yang datang. Saya yang tidak gemar membaca novel cukup puas melihat film ini yang menyajikan petualangan mendapatkan pendidikan dan riuh rendahnya sukacita yang diusung oleh para karakter yang bermain, mulai dari kesempatan bersekolah yang akhirnya terjalani karena memenuhi kuota di detik terakhir, keriangan 10 anggota laskar pelangi mencapai piala idaman, hingga kematian pengasuh besar mereka saat mereka tengah di puncak semangat. Penggambaran alam saya pikir sangat baik mengedepankan alam pesisir pantai, padang rumput, rawa ber-buaya digandeng nada-nada humoris para Laskar Pelangi.
Akhir kata film ini masih layak tonton di segala umur meski di beri catatan hanya untuk penonton di atas 10 tahun. Jangan terlalu mencari kekeliruan kata-kata yang ada di novel dan dibanding-bandingkan dengan versi layar lebarnya, jangan juga terlalu mempertanyakan kenapa disini tidak ada itu dan itu tidak ada disini. Apa yang diharapkan dari sebuah film berdurasi singkat untuk sama baiknya dengan versi novel. Sebuah pemandangan cerita segar ketimbang harus antri hanya demi film horor yang tidak becus di produksi atau percintaan tidak jelas yang mencari air mata penonton. Film Indonesia memang sedang naik pangkat karena sudah mampu mendominasi papan studio di bioskop-bioskop kota, tinggal kita yang harus pintar memilih mana film yang baik mana film yang buruk dan Laskar Pelangi masuk di kategori BAIK. Great job !!
Diposting oleh Andry di Jumat, Oktober 17, 2008 0 komentar
Label: a-review
Beli Majalah ZebraCross
24 Sep 2008Apresiasi tinggi --meski telat beli-- layak dihaturkan atas kehadiran majalah dengan tematis situasi jalan raya dengan nama ZEBRACROSS. Cover edisi nomor 7 dengan wajah dan senyum Happy Salma langsung menarik mata dan lengan untuk merogoh kocek lebih dalam dan membawa majalah itu pulang. Apa ini ZEBRACROSS ? Kehadiran majalah ini sebenarnya sudah tercium lama tapi entah kenapa peredarannya tidak bisa terpantau mata. Cukup surprise juga melihat tulisan edisi pada cover sudah masuk ke edisi 7. Segala hal tentang dunia otomotif coba disampaikan halaman per halaman meski dengan kualitas lem perekat halaman yang kurang baik. Terhitung artikel "Malu donk melanggar Lalu Lintas", "Safety Riding masuk sekolah", "Membongkar Kualitas Helm" hingga penyegaran mata melalui penampilan Happy Salma.
Halaman bertajuk 'Lifestyle and Street Magazine' ini sudah selayaknya masuk hitungan bikers yang doyan mengumpulkan informasi dan menambah bacaan. Pada sesi CROSSFOCUS ada kutipan yang cukup menggelitik seperti ini "If You Can Survive Riding in Jakarta, You Merely Can Survive Anywhere in the World", *tersenyum* , ya inilah sindiran tentang buruknya perilaku baik pada pribadi maupun sistem yang ada di dunia jalan raya ibukota. Jangan berbangga hati !. Lewat artikel itu pula muncul kolom kecil tips 10 hal atau 10 cara di tengah kemacetan, salah satunya adalah "Dengarkan radio yang menyiarkan kondisi lalu lintas, berita tentang kemacetan di tempat lain akan membuat hati kita lebih tentram" dan berbagai tips lain.
Worth it dan edisi demi edisi harus dipertahankan agar bisa eksis dan diterima masyarakat pengguna jalan. Jangan bosan mengumbar kampanye berperilaku aman saat berkendara dan hindari muncul lalu tenggelam seperti yang kerap terjadi pada edisi majalah yang seolah tidak niat terbit.
*foto-foto Happy Salma tidak semenarik foto-foto nya di FHM atau Popular ..... YA IYALAH BROOOOO...............*
Diposting oleh Andry di Rabu, September 24, 2008 0 komentar
Label: a-biker's blog, a-nulis nulis, a-review
