Tampilkan postingan dengan label a-Manchester United. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label a-Manchester United. Tampilkan semua postingan

14 tahun (dan terus) mendukung MU

31 Jul 2009

Kelar baca postingan MU di note Bowie jadi kepingin mengenang masa-masa saya pertama kali mengenal tim berjuluk Setan Merah ini, MANCHESTER UNITED. Saya paling terkesan dengan gaya 'comeback' seorang pemain berbadan tegap. Sembari menaikan kerah dia masuk ke lapangan hijau untuk menantang tim Liverpool, si Merah yang lain. Namanya ERIC CANTONA. Bernomor punggung 7 sekaligus mentor bagi skuad berbakat MU arahan Alex Ferguson, dulu belum dapat gelar SIR.

Baca sekilas ini :
=================
( http://freespace.virgin.net/tony.smith/cantona.htm )
From his first minutes in a United shirt, it was clear that Cantona had brought a unique talent to Old Trafford. It was not simply the quality, and sheer art, witnessed in his own performances, but the evidence that he had infected the rest of the team to play in his image. He tried to please them, to coax them; they responded, wanting to show him that Manchester United played football the Cantona way, with art and skill and passion. Cantona turned a struggling team into Champions within a few short months. We had waited 26 years, but in 1993 the title was ours, and Cantona was the reason. He had turned a collection of very good players into a great team
=================

Kapan sang Raja masuk ke lapangan dengan bergaya ? Paska tendangan kung-fu ke pendukung Crystal Palace dan dihukum sekian bulan akhirnya sang Raja pun kembali dengan gaya melawan the Reds. Oktober 1995, dihitung hingga tahun ini berarti sudah 14 tahunan mendukung tim MU. Waktu yang cukup lama dan menjadi saksi perubahan tim dari masa ke masa. Dari era bek brilian Pallister dkk, kapten sangar Keano, duo super winger Beckham-Giggs, heroik Ole hingga masuknya pemain Asia Ji Sung Park dan pindahnya talenta berbakat CR7. Kemenangan dan kekalahan silih berganti tapi tak bisa menghapuskan dukungan saya terhadap tim binaan the Master, SIR ALEX FERGUSON.

Yang terbaik dalam masa dukungan saya ini jelas adalah eksistensi Eric Cantona. Sosok maskulin tak kenal takut dan berwajah sombong. Dikagumi juga ditakuti. Sosok yang belum ada lagi hingga musim ini berjalan. He's the King !!

sumber gambar
ini juga

Manchester United sudah 86 poin

14 Mei 2009

Manchester United 86 poin. Liverpool 80 poin. Kelar menang di kandang Wigan akhrnya MU makin mengokohkan selisih angka dengan Liverpool. Cukup butuh 1 kali draw maka gelar JUARA sudah di tangan. Tentunya hasil draw saja tidak akan dicari melainkan kemenangan mutlaklah yang harus dihasilkan. Jadwal minggu berikutnya cukup menegangkan, MU akan bertemu Arsenal di Old Trafford, sementara Liverpool sehari setelahnya bertandang ke kandang WBA. Secara data di atas kertas gim MU kontra Arsenal jauh lebih menegangkan. Sementara Liverpool di atas kertas seharusnya mudah melumat WBA. Meski Arsenal sudah mentok di posisi empat klasemen tentunya main di kandang Setan Merah Arsenal tidak akan tampil santai mengingat gengsi tetap mengemuka diantara dua klub raksasa Inggris ini. Dari konsistensi tentunya MU lebih baik dari Liverpool. Hasil draw mungkin masih realistis jika menghadapi Arsenal. Tapi fans MU tetaplah butuh kemenangan.

Sumber gambar : www.superbpl.com

Rudal itu bernama Cristiano Ronaldo

6 Mei 2009

Semifinal II Liga Champion di Emirates Stadium menyisakan Manchester United sebagai jawara setelah menaklukan Arsenal dengan skor agregat meyakinkan 4-1, setelah malam tadi menang 3-1 atas tim asuhan Arsene Wenger. Simak status FB yang saya tulis pagi dini hari tadi : "Arsenal hancur lebur. Rudal itu bernama Cristiano Ronaldo. Benteng itu bernama Rio-Nemanja-John-Patrice:. Ini hasil yang bisa dibanggakan apalagi pencapaian ini mematahkan rekor tak terkalahkan Arsenal di Emirates dari MU sejak stadion ini berdiri. Belum lagi fakta mempertahankan dominasi MU di atas tim Ingggris lain dimana MU menjadi satu-satunya tim Inggris yang tidak pernah kalah dari tim Inggris lain di arena Liga Champion.

Rudal ? Yup. Lihat sepakan terarah Ronaldo dari tendangan bebas di babak I sampe menyelesaikan umpan Rooney secara matang di babak II. Gol pertama MU sendiri hadir dari pemain kebanggaan Asia, Ji Sung Park. Hasil ini langsung mengantar MU melaju ke babak utama final Liga Champion sembari menunggu pemenang antara Chelsea dan Barcelona. Jika mau sedikit berharap saya menginginkan Barca yang tampil di final. Kenapa ? Ini Liga Champion, bukan Liga Inggris. Sudah sepatutnya bila laga final ini tidak usah mempertemukan tim Inggris dan tim Inggris lainnya.

Selain dominasi Ronaldo jangan lupakan benteng MU didepan Van der Sar yaitu O'Shea - Ferdinand - Vidic - Evra yang sukses menahan laju Adebayor dkk. Misi terselesaikan dengan kembali melaju ke final seperti tahun lalu. Semoga kekuatan dan determinasi tetap bertahan untuk menaruh sejarah baru yaitu menambah jumlah tim yang sukses mempertahankan gelar back to back Liga Champion. Rudal itu siap ditembakkan lagi.

Oiya ada satu kutipan menarik dari Wenger soal kepemimpinan wasit asal Italia tadi malam, katanya begini seperti di lansir dari Detik, "Wasit meniup peluit tanda pelanggaran berulang kali. Sesuatu yang tidak pernah terjadi di Liga Premier. Jadi saya pikir, ini merupakan alasan mengapa klub-klub Italia tidak se-kompetitif kami," sindir Wenger kepada Rossetti yang berasal dari Italia itu. "Di Italia, hal-hal kecil saja sudah dianggap pelanggaran, sesuatu yang tidak terjadi di kompetisi Inggris," tutupnya. Ya, saya setuju dengan rival Sir Alex ini ... pantas saja tidak ada serunya menonton Liga Italia, terlalu sering terdengar bunyi peluit. Maaf ya ini hanya soal selera.

sumber gambar : UEFA.COM

MU vs Pompey : 3 - 1 (adu penalti)

11 Agu 2008

(Community Shield) Manchester United sukses ngeboyong lagi trofi Community Shield, sebuah ajang yang mempertemukan juara Liga Inggris dan juara piala FA hasil musim sebelumnya. Kali ini MU ditantang Porstmouth (Pompey) di stadion megah Wembley London. Mengurung sepanjang pertandingan plus Van der Sar yang praktis tanpa kerjaan tak membuat MU unggul banyak, semua mentah oleh kecemerlangan kiper Pompey David James. Man of the Match yang disandang Tevez seolah tanpa makna dan syukurnya terbayar ketika Tevez hadir sebagai pembuka kemenangan dalam adu penalti setelah imbang 90 menit permainan. Di waktu normal MU kerap tak beruntung seperti Fletcher yang berulang kali gagal memaksimalkan peluang, sama hal nya dengan Nani, sementara Giggs, Scholes dan G. Neville ternyata masih diberi kepercayaan penuh menuntun tim muda MU pada pertandingan yang disiarkan Live di Star Sports.

Gelar ke-17 MU di ajang Community Shield ini hadir setelah melalui adu penalti, seperti tahun lalu saat Van der Sar jadi penahan 3 tendangan penalti Chelshit, kali ini the Giant goalkeepeer jadi momok bagi eksekutor Pompey, 2 tendangan melesat jauh di atas mistar dan satu tertahan kaki Van der Sar dan hanya satu yang lolos ke gawang, sementara algojo MU sukses 3 x berturut-turut memperdayai James yang jadi bintang di pertandingan waktu normal. Skor akhir penalty shootout adalah 3-1.


Semoga trofi ini menjadi awal trofi-trofi lain buruan lain MU di musim yang baru 2008/2009. Tambahan gelar di 2008 dan pembuka gelar di musim terbaru Sepakbola Eropa.

Bayern Muenchen dan Manchester United

22 Mei 2008

Satu hari yang bikin capek, perasaan bikin rada remuk karena jatah tidur yang kepangkas. Emang ngapain aja ?

NONTON BAYERN MUENCHEN


Ada perbedaan signifikan antara saat kita melihat tayangan sepakbola di televisi dengan saat kita melihatnya langsung di dalam stadion, ya .. di dalam stadion gemuruh selalu terdengar gegap gempita mulai dari liukan mexican wave sampai teriakan membakar semangat dengan memanggil nama tim nasional. Rabu malam (22/5), timnas Indonesia menjamu tim eropa Bayern Muenchen. Skor akhir 5-1 sudah tidak perlu ditebak, meski tampil dengan banyak pemain cadangan, Bayern seolah sedang latihan melawan gerombolan pemain berbaju merah. Tidak ada nama-nama kelas wahid yang datang berbaju Bayern karena pemain-pemain tenarnya justru disimpan untuk kepentingan Euro 2008. Praktis nama besar yang hadir hanya segelintir seperti Oliver Kahn.

Datang dengan tiket gratisan di tangan senilai 100rb akhirnya kesampaian juga ngeliat Kahn dari jauh dan sempat melihat aksi gemilangnya menghambat laju Bambang Pamungkas. Berulang kali pemain Indonesia kalah body contact dan seperti terbaca permainannya. Jika di babak pertama geliat tim Indonesia justru tenggelam, di babak kedua timnas kita tampil lebih dominan meski peluang yang menjadi gol hanya tercipta satu.

Yah mau bagaimana lagi, gue pribadi hadir disana untuk mendukung FC Bayern untuk menguliti timnas kita. Tidak nasionalis ? Ah rasa-rasanya momen kemarin bukan tempat yang tepat untuk menunjukkan rasa nasionalisme karena tidak ada unsur persaingan yang hebat disana.

MANCHESTER UNITED JUARA EROPA


1-1. Gol Ronaldo dibalas gol dari Lampard. Nama besar yang gagal jadi eksekutor penalti pun bertambah, Ronaldo sang pahlawan di babak pertama justru jadi pesakitan dan untungnya nama besarnya diselamatkan karena MU resmi jadi kampiun Eropa. Daftar eksekutor gagal lain menjadi milik John Terry dan Nicolas Anelka, Terry terpeleset dan bola melenting ke mistar, sementara sepakan Anelka di blok Van der Sar.

Rasanya lebih puas melihat sebuah tim jadi kampiun setelah melalui pertarungan terbuka 2x45 menit, dan ketika masuk ke babak tambahan pun rasa kemenangan tidak senikmat kemenangan yang diraih dalam waktu normal. Secara umum pertandingan itu berakhir draw, tetapi sebuah tim yang jadi kampiun dan mengangkat piala tetaplah harus dicari dan jawara Liga Champion 2007-2008 menjadi milik SETAN MERAH MANCHESTER UNITED untuk yang ketiga kalinya.

Glory Glory Man United !!
(pics by www.manutd.com)

Manchester United 'singkirkan' Barcelona

30 Apr 2008






Akhirnya ! Lolos juga MU dari hadangan Barcelona setelah semalam menuntaskan perlawanan tim Catalan dengan skor 1-0 melalui kaki Paul Scholes, nama yang absen saat MU rengkuh gelar jawara Champion 98-99. Pertarungan memang bikin hati super dag dig dug karena justru MU lah yang ditekan Barcelona. Beruntunglah MU bisa memanfaatkan sebuah peluang menjadi gol. Setelah hasil akhir 0-0 di Nou Camp, penggemar MU wajib khawatir karena hasil draw berapapun 1-1, 2-2 atau yang lain bakal menempatkan Barcelona di partai puncak karena unggul agresifitas tandang.

Minus Rooney dan Vidic, full team muncul nama-nama Tevez dan Ronaldo sebagai duet serang, di tengah muncul Scholes, Nani, Park dan Carrick sementara gelandang bertahan Hargreaves justru di plot di barisan belakang menemani Ferdinand, Brown dan Evra. Sisi kiper tetap dipercayakan kepada sosok besar Van der Sar yang kacaunya semalem rada mengkhawatirkan saat lepas bola ke depan.

Berangkat lah ke Moscow dan pulang membawa trofi juara !!!

Thanks Tevez

20 Apr 2008


Berbalik menguntungkan MU krn selisih gol yg jauh lebih ketimbang Chelshit

Support Manchester United !!

16 Apr 2008


Old Trafford

Goalkeepers
12 Ben FOSTER 03.04.83
29 Tomasz KUSZCZAK (Pol) 20.03.82
1 Edwin VAN DER SAR (Hol) 29.10.70

Defenders
26 Phil BARDSLEY 28.06.85
6 Wes BROWN 13.10.79
22 Jonathan EVANS (NIr) 03.01.88
3 Patrice EVRA (Fra) 15.07.81
5 Rio FERDINAND 07.11.78
2 Gary NEVILLE 18.02.75
22 John O'SHEA (Ire) 30.04.81
19 Gerard PIQUE (Spa) 02.02.87
27 Mikael SILVESTRE (Fra) 09.08.77
25 Daniel SIMPSON 04.01.87
15 Nemanja VIDIC (Ser) 21.10.81

Midfielders
8 ANDERSON (Bra) 13.04.88
16 Michael CARRICK 28.07.81
33 Chris EAGLES 19.11.85
24 Darren FLETCHER (Sco) 01.02.84
28 Darren GIBSON (NIr) 25.10.87
11 Ryan GIGGS (Wal) 29.11.73
4 Owen HARGREAVES 20.01.81
29 Lee MARTIN 09.02.87
17 NANI (Por) 17.11.86
13 PARK Ji-sung (SKo) 25.02.81
18 Paul SCHOLES 16.11.74

Forwards
39 Fraizer CAMPBELL 13.09.87
7 CRISTIANO RONALDO (Por) 05.02.85
21 DONG Fangzhuo (Chn) 23.01.85
10 Wayne ROONEY 24.10.85
9 Louis SAHA (Fra) 08.08.78
32 Carlos TEVEZ (Arg) 05.02.84

Manager
Alex FERGUSON (Sco)

source gambar

source squad

Manchester United 'kepruk' AS Roma !

2 Apr 2008

(Per4final Liga Champion) Manchester United sukses gulung AS Roma 2-0 tepat di hadapan hidung Romanisti di Stadion Olimpico. Catatan kurang baik tim Inggris di tanah Italia sepertinya pelan-pelan berubah ke arah yang lebih baik saat Liverpool sukses 'nendang' Inter dan saat ini MU 'kepruk' AS Roma. Belum hasil final memang karena episode lanjutan masih ada saat MU jadi tuan rumah atas Roma di Old Trafford. 2 partai perempat final yang digelar semuanya menjadi milik tim tamu saat di pertandingan lain Barca mencuri 1 gol atas Schalke.

Gol dari Ronaldo dan Rooney cukup membuat senyum Roma kecut. Ramalan balas dendam Roma atas MU pupus sudah dan kini tinggal menunggu partai lanjutan untuk memastikan langkah ke semifinal. Rekor 7-1 saat menelanjangi Roma beberapa musim lalu memang agak sulit diulang tapi siapa tau ?

Gas pol Manchester United !!

Catatan Akhir Maret

1 Apr 2008


Lucu bener siy ada aja halangan buat ngeliat event gelaran Wahana, mereka Jumat dan Senin sekitar jam 3 sore ngadain bagi2 helm gratis di persimpangan buat para pengendara motor yang memakai helm gayung (*cetok). Yang Jumat di Bunderan HI dan yang Senin main ke sekitar Samsat Daan Mogot. Konyolnya gue yang kepengen banget hadir malah mentok ga pernah ketemu tuh event.

Jumat kelar ngantor jam 16.30 masih bisa sih ngejar ke HI, semprulnya baru keingetan pas di Senen, jadilah konfirm ke temen terus meluncur ke HI, meluncur sih meluncur tapi yang ada muter ga karuan yang ujungnya batal nembus HI.

Nah pas Senin, setelah dapet kesempatan interview di salah satu perusahaan di bilangan Kuningan, gue pikir bakal sempet nih mampir HI pas sore dan gubrakkkk ........... ternyata lokasi kampanye berpindah ke Daan Mogot, yang lokasinya cuma sekian meter dari kantor gue. Gue di Kuningan eh tuh kampanye malah ke Daan Mogot. Gpp dah ... masa iya ninggalin interview, no way man !

Sabtu-Minggu seperti biasa ngubek acara olahraga di Astro. Sabtu malem ngeliat MU menggilas Villa 4 gol tanpa balas dan minggunya liat jeleknya nasib Stoner saat harus dipecundangi Pedrosa dan Lorenzo. Rossi untuk ke yang 100 kali berhasil manjat podium dan masuk list pemegang rekor podium.

Di lain tempat gue juga kehilangan dua event bagus saat weekend yaitu Honda Racing Championship di Kemayoran sampai NonBar MotoGP undangan dari Shell di Blitz. Gagal plesir karena harus stay dirumah njaga si kecil :-)

4 hari yang ... apa ya ? gak jadi deh xixixixiii ............... mending nge-blog men !!

MU v VILLA 4-0 (FT)

30 Mar 2008

Dua lagi dari Wayne Rooney. Next is AS ROMA

MU v VILLA 2-0 (HT) ;-)

Ronaldo-Tevez

GRAND SLAM SUNDAY

24 Mar 2008




Manchester United v Liverpool @ Old Trafford.

<>Line-Up 4-4-1-1 : Brown-Ferdinand-Vidic-Evra-Ronaldo-Carrick-Scholes-Anderson(73, Tevez)-Giggs(73, Nani)-Rooney.
<>Menit 35, Brown, pemain yang posisinya di bek kanan, tiba-tiba muncul di kotak penalti Reina menyambut umpan lambung Rooney dari sisi kanan pertahanan Liverpool. 1-0. Wes Brown menundukan Reina.
<>Mascherano yang cerewet sejak diberi kartu kuning pertama justru tambah rewel dan bikin ulah hingga akhirnya di menit 43 di-kartu merah.
<>Permainan mengarah ke Manchester United untuk menyiksa Liverpool !
<>Wasit sekali lagi tidak dihargai oleh salah seorang pemain di lapangan, Mascherano yang seharusnya tidak usah ikut terlibat malah main protes yang membuat kartu merah keluar dari kantung wasit, setelah sebelumnya Torres dikenai kartu kuning. At least itu kata komentator yang mengeluarkan opini di rehat pertandingan.
<>Hingga menit 55, Rooney megang 5 shots on target. Semua masih kebentur Reina. Serbuuuu! MU main setengah lapangan.
<>Menit 79, Ronaldo melesakkan gol ke 34 nya sepanjang musim 2007/08.
<>Menit 80, Nani gantian ngerjain Reina. 3-0 to UNITED.
<>Tekanan buat Arsenal di Grand Slam selanjutnya kontra Chelsea. Liverpool yang selalu tidak stabil, kadang jago kadang dungu sudah jauh-jauh hari ga masuk hitungan daftar pesaing. Di kompetisi Eropa boleh bertaji, tapi saat bertanding di Domestik, Liverpool susah jago.
<>Man of the Match : Paul Scholes. Berhasil jaga wilayah tengah MU.
<>Hingga pertandingan berakhir, MU selisih 6 poin bersih jaga jarak dengan Arsenal.

Hasil lanjutan partai Chelshit kontra Arsehole berakhir buat keunggulan the Blues 2-1.


On Top

17 Mar 2008


1-0 untuk MU di kandang Derby (15/03) membawa MU menyalip Arsenal yang lagi-lagi bermain imbang, saat melawan Bolton kamis nanti waktunya buat MU meninggalkan Arsehole dengan 3 angka bersih.

pic source